BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Memasuki babak krusial, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) tengah mematangkan seleksi Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026.
Mengusung misi besar dalam mengoptimalkan sumber daya secara efektif dan berkelanjutan, ajang ini menjadi wadah kolaborasi antara birokrasi dan elemen masyarakat untuk melahirkan solusi kreatif bagi daerah.
Dari total 125 pendaftar yang terjaring pada tahap awal, persaingan kini mengerucut pada 15 inovator terbaik dari kategori ASN dan umum yang berhasil melewati verifikasi dokumen.
Para finalis ini telah merampungkan sesi presentasi yang berlangsung marathon pada 13-21 April 2026.
Baca Juga :Jabar Percepat Proyek Pembangkit Listrik dari Sampah, Konstruksi Ditargetkan Mulai Pertengahan 2026
Di hadapan dewan juri independen dari kalangan akademisi dan praktisi sosial, para peserta tidak hanya memaparkan teknis inovasi, tetapi juga menunjukkan dampak nyata serta proyeksi keberlanjutan dari karya yang mereka ciptakan.
Proses kurasi tidak berhenti pada pemaparan materi saja, karena penyelenggara segera menerjunkan tim untuk melakukan validasi lapangan guna memastikan kesesuaian antara presentasi dengan realitas di lokasi penerapan inovasi.
Ketatnya proses penilaian ini bertujuan agar pemenang yang ditetapkan nanti benar-benar memiliki kualitas yang teruji.
Pengumuman jawara inovasi ini direncanakan menjadi salah satu agenda utama dalam Puncak Peringatan Hari Jadi Ciamis Tahun 2026 mendatang.
Baca Juga :Mangkir 10 Paripurna, BK DPRD Banjar Tuntaskan Pemeriksaan Anggota Berinisial ARM
Selain mengejar prestasi di tingkat lokal, Bapperida juga memproyeksikan para peserta untuk menembus level yang lebih tinggi, yakni Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB).
Upaya masif ini diharapkan mampu mendongkrak Indeks Inovasi Daerah (IID) serta Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Ciamis.
Pemerintah daerah berharap seluruh inovasi yang muncul dapat direplikasi dan menjadi bagian dari ekosistem kemajuan yang inklusif di dalam maupun luar wilayah Ciamis. (Herdi/PasundanNews.com)



















































