BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Momentum Halal Bihalal di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen pelayanan publik sekaligus mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF).
Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Dinkes, Kamis (16/4/2026), dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan tenaga kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala OPD terkait, direktur RSUD, camat, kepala puskesmas, organisasi profesi, hingga para purnabakti.
Selain menjadi ajang silaturahmi pasca Idulfitri, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat koordinasi dan kekompakan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Acara diawali dengan tausiyah yang disampaikan KH Asep Muhsin Madani dari Ponpes Al-Madani Cijeungjing.
Setelah itu, dilanjutkan dengan deklarasi ODF tingkat Kabupaten Ciamis yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Herdiat Sunarya sebagai simbol komitmen bersama menuju pola hidup bersih dan sehat.
Dalam sambutannya, Herdiat menyampaikan ucapan Idulfitri sekaligus menegaskan pentingnya menjaga integritas dan semangat pengabdian.
Ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak melupakan peran utamanya sebagai pelayan masyarakat.
“Kita hadir untuk melayani, bukan dilayani. Itu yang harus selalu menjadi pegangan dalam bekerja,” tegasnya.
Baca Juga :Gugatan Eks Kades Cicapar Kandasan di PTUN, Pemkab Ciamis Dinyatakan Bertindak Sesuai Aturan
Ia juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Meski demikian, Herdiat menekankan bahwa kekuatan utama Ciamis terletak pada semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.
“Anggaran boleh terbatas, tapi kebersamaan dan kepedulian masyarakat adalah kekuatan besar yang tidak ternilai,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kinerja aparatur tidak semata berorientasi pada penghargaan.
Menurutnya, pelayanan yang maksimal kepada masyarakat jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar prestasi formal.
Terkait anggaran daerah, Herdiat menjelaskan bahwa tingginya belanja pegawai dipengaruhi oleh menurunnya pendapatan daerah, termasuk dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.
Namun, ia memastikan keberlangsungan tenaga PPPK, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, tetap menjadi perhatian.
“Tenaga guru dan kesehatan sangat vital, dan akan terus kita perjuangkan,” katanya.
Sementara itu, terkait deklarasi ODF, Herdiat mengapresiasi capaian yang telah diraih, namun mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti sebatas seremonial.
Ia meminta seluruh tenaga kesehatan untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak kembali pada kebiasaan lama.
Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, Rizali Sofiyan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi lintas sektor.
Ia menegaskan bahwa deklarasi ODF merupakan bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Ciamis. (Herdi/PasundanNews.com)



















































