BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) dalam agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah.
Pada kesempatan kali ini, kegiatan dipusatkan di Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Rabu (4/3/2026).
Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, Bupati Herdiat juga menyempatkan diri meninjau langsung sejumlah rumah warga penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kunjungan tersebut dilakukan sebelum pelaksanaan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis menyerahkan bantuan perbaikan rumah kepada empat keluarga yang dinilai membutuhkan perhatian karena kondisi tempat tinggalnya kurang layak.
Peninjauan dilakukan secara langsung untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Kehadiran Bupati di tengah permukiman warga menghadirkan suasana penuh haru.
Sejumlah penerima bantuan tampak terkejut sekaligus terharu ketika rumah mereka didatangi langsung oleh kepala daerah.
Bahkan beberapa warga tidak mampu menahan air mata saat menerima bantuan tersebut.
Baca Juga :Safari Ramadan di Cihaurbeuti, Bupati Ciamis Perkuat Silaturahmi dan Ingatkan Tantangan Era Digital
Salah satu momen emosional terjadi ketika Bupati Herdiat mengunjungi rumah pasangan suami istri Nani Atikah dan Mimin.
Saat melihat kondisi rumah yang mereka tempati, Bupati tampak meneteskan air mata ketika menyerahkan bantuan rutilahu.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kediaman Emah (76), seorang lansia yang tinggal seorang diri di Dusun Wetan.
Selanjutnya, Bupati juga mendatangi rumah Ihin Solihin (49) yang hidup bersama saudaranya dengan kondisi berkebutuhan khusus.
Setiap keluarga penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang akan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak agar lebih aman dan layak dihuni.
Bantuan tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB serta BPR Karya Utama Jabar Perseroda.
Bupati Herdiat menegaskan, bahwa program rutilahu benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga rumah yang ditempati menjadi lebih layak dan aman,” kata Herdiat.
Ia juga menyampaikan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni akan terus dilaksanakan secara bertahap melalui kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pihak swasta.
Sementara itu, para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Salah satunya Nani Atikah, ia berharap program perbaikan rumah ini bisa segera dilakukan.
“Sangat bermanfaat untuk warga, karena sebelumnya kekhawatiran terhadap kondisi bangunan yang rawan rusak dapat segera teratasi,” terangnya. (Herdi/PasundanNews.com)



















































