Kebakaran Toko Pakaian di Desa Mulyasari Banjar, Kerugian Capai Belasan Juta Rupiah. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Kebakaran melanda sebuah toko pakaian milik Insan (36) di Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dari pendingin ruangan (AC) yang kemudian menjalar ke pakaian di dalam toko.

Api dengan cepat membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam bangunan. Warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal langsung berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang ke lokasi kejadian.

Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api. Petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga tak lama setelah kejadian.

“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan UPTD Pemadam Kebakaran dan mengirimkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Ruhimat menjelaskan, berdasarkan hasil assessment sementara, kebakaran diduga kuat akibat konsleting listrik dari AC.

Baca Juga :Bantah Dugaan Korupsi, Para Mantan Anggota DPRD Kota Banjar Datangi Inspektorat

“Api berasal dari bagian atas bangunan tempat AC terpasang, kemudian menjalar cepat ke tumpukan pakaian yang mudah terbakar,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pemadam Kebakaran, Aam Amijaya, menuturkan bahwa respons cepat petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

“Kami menerjunkan dua unit mobil pemadam dan fokus pada pendinginan agar api tidak menyebar ke rumah warga yang berada di sekitar toko,” ungkapnya.

Menurut Aam, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik toko mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar 15 juta rupiah.

“Kerugian sementara diperkirakan sekitar lima belas juta rupiah akibat kerusakan bangunan dan barang dagangan,” jelasnya.

Pihak BPBD dan UPTD Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada perangkat elektronik berdaya besar seperti AC. Warga juga diminta memastikan instalasi listrik sesuai standar guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari. (Hermanto/PasundanNews.com)