Perkuat Sinergi Penempatan Kerja Lulusan, Disnaker Kota Banjar Gelar Rakor dengan FBKK dan MGBK. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar menggelar rapat koordinasi dengan Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) bersama Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA, SMK, dan MA se Kota Banjar di Auditorium SMK Negeri 1 Banjar, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan sinergi antara sekolah dan pemerintah daerah dalam upaya penempatan kerja lulusan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Ketua BKK dan seluruh guru SMK, Ketua BK serta seluruh guru BK SMA se Kota Banjar, termasuk perwakilan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Produktivitas Tenaga Kerja, Moh. Rizal Mokodompit, dalam paparannya menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan dunia kerja. Menurutnya, BKK dan guru BK memiliki peran strategis sebagai penghubung antara lulusan dengan peluang kerja yang tersedia.

“BKK dan guru BK adalah garda terdepan dalam memberikan informasi dan pendampingan kepada siswa terkait dunia kerja. Sinergi yang baik dengan Dinas Tenaga Kerja akan mempercepat proses penempatan tenaga kerja, khususnya lulusan SMA, SMK, dan MA,” ujarnya.

Rizal juga menambahkan bahwa Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar terus berupaya memperluas jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

“Kami mendorong agar data lulusan dan pencari kerja dari sekolah dapat terintegrasi, sehingga peluang kerja yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal oleh lulusan,” katanya.

Baca Juga :Gebrakan Baru, Produk UMKM Kota Banjar Masuk Gerai Minimarket

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, Sri Hidayati, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam menekan angka pengangguran terbuka di Kota Banjar.

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa lulusan sekolah tidak hanya selesai secara akademik, tetapi juga siap memasuki dunia kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri,” tuturnya.

Sri juga berharap peran guru BK dan BKK semakin diperkuat, tidak hanya dalam penyaluran kerja, tetapi juga dalam pembinaan karier siswa sejak dini.

“Pendampingan karier yang tepat akan membantu siswa mengenali potensi dan memilih jalur masa depan yang sesuai,” imbuhnya.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan diskusi dan penyampaian masukan dari peserta terkait tantangan dan peluang penempatan kerja lulusan di Kota Banjar. Diharapkan, hasil rapat ini dapat ditindaklanjuti dalam program nyata yang berdampak langsung pada peningkatan serapan tenaga kerja lokal. (Hermanto.PasundanNews.com)