BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Meski saat ini bukan masa tahapan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjar menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan penguatan kelembagaan yang berkelanjutan.
Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi di aula lantai tiga Toserba Padjajaran, Kota Banjar, Selasa (16/9/2025).
Kegiatan dihadiri berbagai pemangku kepentingan di Kota Banjar, sebagai bagian dari evaluasi dan persiapan menghadapi pemilu mendatang.
Ketua Bawaslu Kota Banjar, Rudi Ilham Ginanjar, menyatakan bahwa pengawasan pemilu tidak boleh hanya dilakukan pada saat tahapan berlangsung, melainkan harus menjadi kerja berkesinambungan.
Ia menekankan pentingnya menjaga Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) agar data pemilih selalu akurat, mutakhir, dan komprehensif.
“Penguatan kelembagaan tidak bisa hanya bersifat musiman. Kami harus selalu siap dan aktif, termasuk dalam kegiatan rutin seperti PDPB,” ujarnya dalam sambutan.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga mengingatkan bahwa keberhasilan pengawasan tidak bisa dilakukan sepihak.
Menurutnya, kerja pengawasan adalah kerja kolektif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari stakeholder pemerintah, media, hingga masyarakat luas.
Baca Juga :Polres Banjar Bongkar Jaringan Narkoba Lokal, 31,24 Gram Sabu Diamankan
“Bawaslu tidak bisa berdiri sendiri. Kolaborasi menjadi kunci agar pengawasan berjalan efektif,” tegasnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi ajang refleksi atas pelaksanaan pengawasan pada pemilu dan pemilihan sebelumnya, baik legislatif, pilpres, maupun pilkada serentak. Evaluasi ini, kata Rudi, penting untuk menentukan langkah-langkah penguatan ke depan.
“Apa yang sudah baik kita tingkatkan, yang masih kurang kita perbaiki. Itu bagian dari introspeksi sekaligus komitmen menjaga integritas,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti pentingnya integritas dan kapasitas pelaksana di lapangan. Menurutnya, regulasi saja tidak cukup menjamin suksesnya pemilu.
“Regulasi sebaik apa pun, kalau pelaksananya tidak punya integritas dan kapasitas, hasilnya tidak akan maksimal. Maka kami sangat memperhatikan kualitas pengawas di Kota Banjar,” jelas Rudi.
Rudi menambahkan, pihaknya juga telah melakukan kegiatan edukasi pemilu kepada pemilih pemula melalui program Teropong Pemilu. Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi sekolah-sekolah, meskipun tanpa dukungan anggaran khusus.
Acara ini dihadiri oleh Sekda Kota Banjar Soni Harison, para kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa se-Kota Banjar.
Sejumlah narasumber kompeten juga dihadirkan untuk memperkaya diskusi dan pemahaman peserta tentang pentingnya pengawasan yang jujur, adil, dan berintegritas.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































