BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sejak didirikan pada Juli 2015, Sanggar Tari Gundala Production menjadi salah satu wadah seni yang konsisten melestarikan budaya tradisional di Kota Banjar, Jawa Barat.
Sanggar ini berlokasi di Dusun Siluman Baru, RT 34 RW 13, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, dan telah menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan untuk belajar seni tari.
Pemilik sekaligus pelatih sanggar, Gugun Gunara, menyampaikan bahwa kegiatan di sanggar tidak hanya berfokus pada penguasaan gerak tari, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.
“Kami tidak hanya mengajarkan tari, tapi juga kedisiplinan, attitude, dan edukasi tentang warisan leluhur yang harus dijaga,” ujar Gugun kepada pasundannews.com, Sabtu (6/9/2025).
Saat ini, Sanggar Tari Gundala Production memiliki sekitar 60 anggota yang berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dengan pembinaan yang terstruktur, anak-anak tidak hanya belajar gerakan, tetapi juga makna dan filosofi di balik setiap tarian tradisional.
Baca Juga : Ketua TP PKK Kota Banjar Siap Membuka Kegiatan Sekolah Perempuan Jawa Barat 2025
“Melalui latihan rutin dan keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan budaya, anak-anak menjadi lebih paham akan jati diri mereka sebagai bagian dari bangsa yang kaya akan budaya,” imbuhnya.
Ia juga menyebut bahwa proses latihan yang konsisten memberikan dampak positif terhadap perilaku dan kepercayaan diri anak-anak.
Untuk jadwal latihan dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.
Sanggar ini kerap kali mengikuti berbagai event pasanggiri dan perlombaan tari tingkat lokal hingga provinsi. Berkat ketekunan dan disiplin dalam berlatih, para penari dari Gundala Production kerap pulang membawa prestasi yang membanggakan.
“Anak-anak sering juara. Itu jadi penyemangat mereka untuk terus belajar dan berkembang,” katanya.
Selain itu, sanggar ini juga menjadi tempat aman dan positif bagi anak-anak untuk menghabiskan waktu luang mereka.
Baca Juga : Cerita Devina, Siswi SMK di Kota Banjar dengan Berjualan Gorengan
Dalam suasana kekeluargaan, mereka tidak hanya belajar seni, tetapi juga bersosialisasi dan membangun relasi dengan teman sebaya. Ini menjadi salah satu upaya mencegah anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan.
Dengan semangat pelestarian budaya yang tinggi, Gugun berharap sanggar yang ia rintis dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Selama saya masih bisa berdiri dan berkarya, saya akan terus membimbing anak-anak ini. Budaya adalah identitas, dan tugas kita bersama untuk menjaganya,” pungkasnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau ingin mendaftarkan anaknya ke sanggar, dapat langsung menghubungi nomor 085861495501 atau datang ke alamat sanggar di Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































