Tangis Pilu Heti Nurhayati (39) Ibu Hildan, Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di Muara Sungai Cijolang Kota Banjar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Hildan, remaja berusia 14 tahun yang dikenal sebagai anak baik dan soleh, ditemukan sudah meninggal dunia setelah tenggelam di muara Sungai Cijolang, Minggu (13/7/2025).

Kepergian Hildan meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya, terutama sang ibu, Heti Nurhayati (39), yang tak kuasa menahan tangis saat melihat jenazah anak pertamanya itu.

Heti terlihat histeris saat jenazah Hildan dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Kota Banjar. Ia terus menangis dan tak dapat berkata-kata, terpukul oleh kehilangan yang begitu mendalam.

Baca Juga :Tiga Hari Pencarian, Tim Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Muara Sungai Cijolang Kota Banjar

“Anakku sangat baik, dia anak soleh yang selalu membuat keluarga bangga. Saya tidak menyangka ini terjadi padanya,” ujar Heti dengan suara yang bergetar.

Kejadian tragis itu bermula pada Minggu pagi, saat Hildan masih bermain ceria bersama teman-temannya.

Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, Hildan bersama dua temannya pergi ke sungai. Tanpa disangka, Hildan terseret arus deras dan tenggelam.

Meskipun sudah dilakukan pencarian selama dua hari, baru pagi hari Selasa (15/7/2025) jenazahnya ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB.

Hildan adalah anak sulung dari dua bersaudara. Keluarga kecil mereka kini harus menanggung duka yang luar biasa.

“Kami sekeluarga sangat terpukul, kehilangan Hildan seperti kehilangan separuh hidup kami. Rasanya tidak ada yang bisa menggantikan kehadirannya,” ungkapnya.

Kedua teman yang menemani Hildan saat kejadian juga mengalami trauma berat. Mereka menyaksikan bagaimana Hildan terbawa arus dan berusaha menyelamatkannya, namun tak berdaya.

Warga sekitar yang mendengar kabar tersebut juga turut berduka. Sungai yang biasa menjadi tempat bermain anak-anak kini menjadi saksi bisu tragedi yang memilukan.

Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dengan peningkatan pengawasan di sekitar sungai.

Heti berharap kepergian Hildan menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada terhadap keselamatan anak-anaknya.

(Hermanto/PasundanNews.com)