BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader unggul melalui Training Raya Tingkat Nasional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Senin-Minggu, 14-20 Juli 2025 berlokasi di dua tempat yaitu Wisma PGRI dan Asrama Haji Kabupaten Ciamis.
Pembukaan acara bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan dihadiri Bupati Ciamis serta Unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis.
Menurut Ketua Umum HMI Ciamis, Aditya Maulana Aziz menyampaikan apresiasi kepada semua peserta dan Pemkab Ciamis atas dukungannya.
“Training ini tidak sekadar mengenang kejayaan masa lalu, tetapi merupakan investasi karakter, spiritualitas, dan intelektual untuk mencetak perubahan nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab individu dalam pengelolaan diri dan pembelajaran selama rangkaian pelatihan berlangsung.
Ketua Umum HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati mendukung forum kaderisasi ini dan menekankan kebutuhan kesiapan kader menghadapi tantangan global.
Baca Juga :Tanam Sayuran di Sekolah, SMPN 1 Cimaragas Wujudkan Edukasi Pertanian Sejak Dini
“Di era globalisasi dan digitalisasi, kader HMI harus melek literasi, cakap bersosialisasi, dan siap memimpin dengan moralitas serta integritas.”
Siti juga menyampaikan kesiapan HMI Jawa Barat untuk menjadi fasilitator ruang diskusi antar kader.
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, yang hadir dalam acara tersebut juga turut memberikan apresiasi kepada HMI Ciamis.
Ia menyambut ramah peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan menegaskan pentingnya kaderisasi HMI dalam mencetak pemimpin masa depan.
“HMI ini organisasi mahasiswa yang luar biasa, melalui kaderisasi seperti ini, kita sedang membentuk karakter pemimpin yang unggul,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Herdiat juga menekankan kolaborasi lintas sektor (pentahelix) sebagai kunci sukses pembangunan daerah.
“Kami (Pemkab Ciamis) sangat terbuka terhadap ide, dukungan, dan energi positif dari teman-teman mahasiswa untuk bersama membangun daerah,” ucapnya.
Ia menekankan agar mahasiswa tidak berhenti pada wacana, tetapi juga berani turun ke lapangan guna menghasilkan aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kegiatan ini dilengkapi tiga rangkaian, antara lain, Intermediate Training atau Latihan Kader II, Senior Course (SC), dan Latihan Khusus Kohati (LKK).
Training Raya kali ini mengusung tema ‘Mewujudkan Konsep Khairu Ummah: Linearitas Modernisasi Islam untuk Menciptakan Pemimpin Berkualitas Moral dan Intelektual’.
Herdiat pun menghimbau agar momentum ini dijadikan bekal untuk memperluas wawasan dan memperkuat nilai perjuangan.
“Manfaatkan latihan kader ini untuk membentuk mentalitas pemimpin sejati yang siap memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa, dan siap untuk membangun daerah masing-masing nanti ketika pulang,” tandasnya.
(Hendri/PasundanNews.com)



















































