Pengamen Asyik Apep dan Tedi dari Banjar, Duet Ukulele dan Kendang Paralon yang Bikin Takjub. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Di tengah lalu-lalang pengendara di rest area Banjar Atas, dua sosok bersahaja kerap menarik perhatian.

Mereka adalah Apep (40) dan Tedi (36), warga Kota Banjar, yang menghibur pengunjung dengan gaya unik dalam bermusik.

Alih-alih alat musik konvensional, keduanya menggunakan ukulele dan kendang yang terbuat dari paralon bekas.

Setiap malam, mereka membawakan lagu-lagu lawas, lagu wajib nasional, hingga keroncong dan pop Sunda.

Namun yang membuat penampilan mereka menonjol adalah irama dangdut koplo yang mereka usung. Meski dengan alat sederhana, harmonisasi suara dan irama yang ditampilkan terdengar begitu padu dan memikat.

“Biar alat sederhana, yang penting niat dan rasa. Kami ingin menghibur dengan sepenuh hati,” ujar Apep, Sabtu (21/6/2025) malam.

Sementara itu, Tedi, juga mengatakan bahwa mereka tidak ingin hanya dilihat sebagai pengamen biasa.

“Kami juga seniman. Musik adalah cara kami mengekspresikan jiwa,” katanya sambil membenarkan kendang paralon miliknya.

Penampilan santun mereka juga menjadi nilai tambah. Tak hanya menghibur, keduanya kerap menyelipkan pesan-pesan positif di sela-sela lagu. Pengunjung pun mengaku senang dan terhibur oleh aksi mereka.

“Bikin adem, apalagi waktu mereka bawain lagu perjuangan dengan irama koplo, keren banget,” kata Rais, salah satu pengunjung rest area.

Dalam satu malam, mereka bisa mengumpulkan uang antara Rp40 ribu hingga Rp80 ribu lebih. Namun bukan hanya untuk kebutuhan pribadi, sebagian hasil mengamen mereka sisihkan untuk kencleng masjid.

Mereka membuktikan bahwa kesederhanaan bukan halangan untuk berkarya. Aksi mereka bukan sekadar mengamen, tapi bentuk nyata seni jalanan yang jujur dan menyentuh.

(Hermanto/PasundanNews.com)