Kepala Puskesmas Banjar 2, dr Devi Utari, menjenguk Dede (65), warga Dusun Cilengkong, Desa Neglasari di RSUD Banjar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Kepala Puskesmas Banjar 2, dr Devi Utari, menjenguk Dede (65), warga Dusun Cilengkong, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Dede merupakan seorang warga yang sempat tidak mendapatkan layanan ambulans dari puskesmas Banjar 2 saat kondisi kritis.

Dalam kunjungannya ke rumah pasien, dr Devi didampingi oleh bidan desa, Novita, Kasubag Tata Usaha, Yun Wahyuni, asisten apoteker, Hendi, dan perawat, Budiyanto.

Mereka datang untuk melihat langsung kondisi pasien sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang sempat mengecewakan.

“Kami sangat menyesal atas kejadian kemarin. Kami minta maaf kepada pihak keluarga dan masyarakat atas ketidaknyamanan ini,” ujar dr Devi saat berbincang dengan keluarga pasien di RSUD Banjar, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga :Kepala Puskesmas Banjar 2 Minta Maaf atas Insiden Penolakan Ambulans

Dede kini masih dalam perawatan di ruang Dahlia kelas IIIB setelah sebelumnya dibawa menggunakan mobil pick-up milik warga.

Sebelumnya, Kamis (25/9), sejumlah perangkat Desa Neglasari mendatangi Puskesmas Banjar 2 untuk meminta bantuan ambulans bagi warganya yang kritis.

Namun permintaan tersebut ditolak dengan alasan standar operasional prosedur (SOP) dan tidak tersedianya sopir ambulans saat itu.

Ketegangan sempat terjadi antara petugas desa dan pihak puskesmas karena pasien dalam kondisi kritis. Akibat tidak diberikan pinjaman ambulans, korban terpaksa dilarikan ke RSUD Banjar menggunakan mobil pick-up yang disediakan warga sekitar.

dr Devi menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi internal menyangkut kesiapsiagaan pelayanan darurat.

“Kami akan memperbaiki sistem dan memperkuat koordinasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)