BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Rangkaian Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten Ciamis pada Ramadan 1447 Hijriah ditutup di Masjid Al Kautsar, Kecamatan Cikoneng, Kamis malam (12/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajaran pemerintah daerah dan diikuti ratusan warga.
Sejak menjelang salat Isya, masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kewedanaan Ciamis, khususnya Kecamatan Cikoneng, telah memadati masjid.
Selain menjalankan ibadah tarawih berjamaah, kehadiran warga juga menjadi momentum untuk bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan pimpinan daerah.
Tarling yang menjadi agenda rutin Pemkab Ciamis selama Ramadan itu tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi atas kuatnya budaya kebersamaan dan gotong royong masyarakat Ciamis.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Herdiat menjelaskan bahwa dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Ciamis masih memiliki keterbatasan dibandingkan sejumlah daerah lain yang mampu mengumpulkan pendapatan hingga triliunan rupiah.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghalangi semangat masyarakat untuk terus bergerak bersama membangun daerah.
“Ciamis memang tidak memiliki PAD sebesar daerah lain yang bisa mencapai hampir tujuh triliun rupiah. Namun kekuatan kita ada pada kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai capaian yang diraih Kabupaten Ciamis selama ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Salah satunya terlihat dari penghargaan Adipura serta pengakuan sebagai kota kecil terbersih di kawasan ASEAN.
“Prestasi tersebut merupakan bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” katanya.
Bupati Serahkan Bantuan Rutilahu untuk Tiga Warga
Sebelum mengikuti rangkaian Tarling, Bupati Herdiat terlebih dahulu mengunjungi sejumlah rumah warga untuk menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Pada kesempatan tersebut, tiga warga Kecamatan Cikoneng menerima bantuan masing-masing sebesar Rp20 juta yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu perbaikan rumah agar lebih layak dihuni.
Ketiga penerima bantuan yakni Onong Ukasih dari Kelurahan Sindangrasa, Casniti warga Desa Cikoneng, serta Momoh dari Desa Kujang.
Kedatangan Bupati beserta rombongan ke rumah warga berlangsung secara langsung dan tanpa seremoni berlebihan.
Momen itu bahkan sempat diwarnai suasana haru ketika salah satu penerima bantuan memeluk istri Bupati sebagai bentuk rasa syukur.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herdiat bersama istri juga menyempatkan diri berbuka puasa bersama keluarga penerima bantuan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Herdiat menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis, melainkan untuk memastikan kondisi warga yang membutuhkan benar-benar mendapat perhatian.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar rumah yang sebelumnya kurang layak dapat segera diperbaiki dan keluarga bisa tinggal dengan lebih aman,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni akan terus dilanjutkan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
“Kolaborasi ini penting agar penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Ciamis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” pungkasnya.
(Herdi/PasundanNews.com)



















































