Riding Munggahan Jelang Ramadan, Asli Scooter Ciamis Pilih Jalur Pedesaan yang Asri. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Memasuki pekan kedua Februari, nuansa menyambut bulan suci Ramadan 1447 H mulai terasa di berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Ciamis.

Semangat tersebut juga dirasakan oleh para pecinta skuter klasik yang tergabung dalam komunitas Asli Scooter Ciamis. Komunitas ini menggelar agenda “Munggahan On The Road” dengan konsep riding tipis-tipis pada Minggu (8/2/2026).

Rute perjalanan dimulai dari Ciamis menuju Manonjaya, dilanjutkan ke Jalan Leuwi Keris, Cidolog, Kalijaya, dan berakhir di kawasan Pamarican. Puluhan rider Vespa dari berbagai tipe turut ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung suasana santai dan kekeluargaan tersebut.

Alih-alih melakukan touring jarak jauh, Asli Scooter Ciamis memilih jalur pedesaan yang asri untuk menikmati udara segar sekaligus mengisi momen kebersamaan menjelang datangnya bulan puasa, yang diperkirakan jatuh pada 18–19 Februari 2026.

Riding dimulai sejak pagi hari dari pusat kota Ciamis menuju kawasan perbukitan.

Baca Juga :Pria Tak Dikenal Bacok Driver Grab di Kota Banjar, Korban Dilarikan ke RSUD

Setibanya di titik kumpul akhir yang bernuansa alam, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi botram atau makan bersama sebagai bagian dari munggahan.

Salah satu koordinator Asli Scooter Ciamis, Adang Ija, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang pamer motor.

“Kegiatan ini murni untuk mempererat silaturahmi. Munggahan sambil riding menjadi cara kami saling memaafkan agar hati bersih sebelum memasuki bulan Ramadan,” ujarnya.

Adang menambahkan, aspek utama dalam kegiatan riding ini tetap mengedepankan safety riding, etika berkendara, serta penggunaan perlengkapan keselamatan yang lengkap.

Baca Juga :Inspektorat Banjar Dalami Dugaan Penggelapan Dana BPJS Ketenagakerjaan, Oknum ASN Disnaker Terancam Sanksi Berat

Selain makan bersama, para anggota juga melakukan penggalangan dana spontan sebagai bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam pelaksanaan munggahan.

Tak hanya itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk saling berbagi pengalaman dan tips perawatan motor Vespa agar tetap prima digunakan untuk aktivitas riding maupun mobilitas selama bulan Ramadan.

“Tradisi munggahan dengan konsep riding seperti ini diprediksi akan terus meningkat menjelang Ramadan. Bukan hanya komunitas kami, tetapi komunitas otomotif lainnya juga mulai menjadwalkan agenda serupa ke berbagai destinasi religi maupun alam,” pungkas Adang.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)