Polres Banjar Tangkap Pelaku Penganiayaan dan Pengeroyokan di Jalan Kapten Jamhur. Foto/Hermanto.PasumdanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Satreskrim Polres Banjar berhasil menangkap seorang pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di Jalan Kapten Jamhur, Kota Banjar.

Kejadian yang dilaporkan pada Minggu, 3 Maret 2024 pukul 02.00 WIB ini menimpa korban berinisial RRA.

Menurut laporan, pelaku berinisial KM bersama satu pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran, diduga melakukan kekerasan terhadap korban dengan memukulnya menggunakan bambu. Pelaku emosi karena teman korban yang dibonceng tidak ditemukan setelah melarikan diri.

Peristiwa ini berawal ketika korban dan teman-temannya yang tergabung dalam kelompok gerombolan bermotor, konvoi menggunakan sepeda motor berknalpot bising.

Saat melintas di Jalan Kapten Jamhur (jalan Baru), korban dan temannya diserang oleh seseorang dengan memukul di bagian wajah hingga menyebabkan korban terjatuh dan menabrak gerobak gorengan.

Lalu, pelaku KM berlari menuju korban dan mengambil sebilah bambu yang ada di sekitar lokasi kejadian, kemudian memukul kepala korban satu kali. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala.

“Pelaku kini sudah ditahan di sel Mapolres Banjar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kapolres Banjar, AKBP Danny Yulianto, dalam konferensi pers, Kamis (30/5/2024).

Korban yang masih di bawah umur membuat kasus ini diatur dalam Pasal 80 Jo Pasal 76 C UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Aturan ini juga telah diubah dengan UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.

Kapolres Banjar menambahkan bahwa hukuman yang dikenakan kepada pelaku dapat berupa penjara selama 3 tahun 6 bulan atau denda maksimal Rp. 72.000.000.

“Kami akan terus mengejar pelaku lainnya yang masih buron untuk memastikan keadilan bagi korban,” tegas AKBP Danny Yulianto.

Tindakan kekerasan ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan, terutama yang melibatkan anak-anak.

Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan melaporkan setiap tindakan kriminal yang terjadi di lingkungan mereka.

(Hermanto/PasundanNews.com)

Artikulli paraprakPemkot Banjar Salurkan Bantuan Pangan Tahap V di kecamatan Purwaharja
Artikulli tjetërKritik Kebijakan Tapera, Ono Surono: Iurannya Tambah Beban Pekerja