BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan peran strategis dalam dunia pendidikan.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal PGRI Kabupaten Ciamis tahun 2026 yang digelar di Aula STIKes Muhammadiyah Ciamis, Selasa (07/04/2026).
Acara tersebut dihadiri ratusan anggota PGRI dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis.
Dalam kesempatan itu, Herdiat menilai PGRI sebagai organisasi profesi yang memiliki kekuatan besar, baik dari sisi jumlah anggota maupun jangkauan yang luas hingga tingkat nasional.
“Potensi yang ada harus dijaga dengan memperkuat solidaritas internal agar organisasi tetap memiliki marwah dan semakin dihormati, khususnya di tingkat daerah,” jelasnya.
Herdiat juga menyoroti besarnya tantangan yang dihadapi para guru di semua jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SLTA.
“Profesi guru merupakan bentuk pengabdian yang menuntut kesabaran dan dedikasi tinggi,” tegasnya.
Baca Juga :Ciamis Cetak Pemimpin Birokrasi Adaptif, PKA Mandiri 2026 Resmi Dimulai
Di sisi lain, Bupati mengakui bahwa pemerintah daerah masih memiliki keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan kesejahteraan tenaga pendidik akibat kondisi anggaran daerah.
Meski demikian, ia meminta hal tersebut tidak mengurangi semangat dan kebersamaan di antara para guru.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya menyatukan visi dalam mencetak generasi berkualitas.
“Perbedaan kurikulum maupun fasilitas pendidikan, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang dalam mencapai tujuan bersama, yakni membangun masyarakat melalui pendidikan,” terang Herdiat.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi yang pesat membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan.
“Guru harus mampu beradaptasi sekaligus berperan sebagai pengarah agar siswa tidak terpapar dampak negatif penggunaan teknologi,” katanya.
Ia bahkan menyoroti kondisi di mana anak-anak usia dini sudah sangat akrab dengan perangkat digital. Tanpa pengawasan yang memadai, hal tersebut berpotensi menimbulkan berbagai risiko.
Selain itu, Herdiat mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan serta anak di Ciamis, yang mencapai puluhan kasus sepanjang tahun 2025.
Mengakhiri sambutannya, ia menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam sikap dan perilaku sehari-hari bagi para siswa.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PGRI Kabupaten Ciamis juga memberikan penghargaan kepada lima guru yang dinilai memiliki dedikasi dan kinerja luar biasa dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. (Herdi/PasundanNews.com)



















































