BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Fauzi Abdillah, pemuda asal Kota Banjar, menginspirasi banyak orang. Anak dari sopir ini akhirnya berhasil lolos menjadi anggota TNI Angkatan Darat setelah mengalami kegagalan seleksi sebanyak tiga kali.
Perjuangannya yang penuh keteguhan hati membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih siapa saja, meski datang dari latar belakang yang sederhana.
Fauzi mengaku bahwa masa kecilnya tidak mudah. Ayahnya, Adang Suhandan, bekerja keras sebagai sopir untuk menghidupi keluarga. Namun keterbatasan ekonomi itu tak pernah memadamkan semangat Fauzi untuk mengabdi pada negara.
“Saya memang bukan anak orang kaya, tapi saya punya mimpi besar. Saya ingin mengabdi pada negara dan membanggakan orang tua,” ungkap Fauzi, Selasa (22/7/2025).
Meski gagal tiga kali dalam seleksi TNI, Fauzi tak pernah putus asa. Setiap kegagalan justru menjadi pelajaran berharga yang memotivasinya untuk berlatih lebih keras.
“Setiap gagal, saya selalu bilang pada diri sendiri bahwa ini belum rezekinya. Saya pun kembali latihan fisik, belajar lagi, dan terus berdoa. Saya yakin, Allah akan kasih waktu terbaik,” kenangnya.
Kini, Fauzi resmi mengenakan seragam TNI AD. Ia membawa kebanggaan bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Kota Banjar.
Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan doa mampu mengalahkan segala keterbatasan. Fauzi pun bertekad untuk mengabdikan hidupnya demi negara.
“Saya ingin mendedikasikan hidup untuk negara ini, NKRI harga mati. Saya ingin membuktikan bahwa anak sopir pun bisa berdiri tegak membela negara,” tegasnya.
Dukungan dari keluarga, terutama sang ayah, menjadi sumber kekuatan utama bagi Fauzi. Adang Suhandan selalu memberikan semangat dan doa meskipun kondisi ekonomi keluarga seringkali sulit.
“Saya hanya bisa bantu dengan doa dan semangat. Saya bilang ke Fauzi, jangan pernah menyerah. Sekarang saya bangga sekali, perjuangannya terbayar,” ujar Adang dengan penuh haru.
Perjuangan Fauzi pun menyentuh hati banyak warga. Ia menjadi simbol harapan baru bagi generasi muda di Kota Banjar dan sekitarnya.
Kisahnya mengajarkan bahwa kegigihan dan ketulusan adalah kunci kesuksesan, tak peduli dari mana asalnya.
Dengan semangat pantang menyerah, Fauzi Abdillah kini melangkah menuju masa depan yang cerah sebagai prajurit bangsa.
Ia membuktikan, mimpi besar bukan milik orang kaya saja, tapi milik siapa saja yang berani berjuang.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































