BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sebanyak 10 warga binaan Lapas Kelas II B Kota Banjar  membantu pembangunan rumah Unus (45), warga Lingkungan Sukamanah Blok Cogreg, Kelurahan Pataruman, Rabu (14/10/2026).

Kesepuluh warga binaan tersebut merupakan warga binaan yang tengah menjalani program asimilasi.

Mereka bergabung bersama relawan Jabar Bergerak untuk membantu proses pembangunan rumah Unus yang selama ini dihuni bersama istri dan enam orang anaknya dalam kondisi sangat tidak layak huni.

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, mengatakan keterlibatan warga binaan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, terlebih lokasi pembangunan rumah berada tidak jauh dari lingkungan lapas.

“Ternyata di samping kita masih ada warga yang sangat membutuhkan bantuan. Insyaallah kita bantu, dan kita berkolaborAksi dengan Jabar Bergerak untuk meringankan beban keluarga Pak Unus,” ujar Tutut.

Baca Juga :Jabar Bergerak Bedah Rumah Unus, Wakil Wali Kota Banjar Apresiasi KolaborAksi Peduli Warga

Ia menegaskan, keterlibatan 10 warga binaan dalam pembangunan rumah tersebut tetap berada di bawah pengawasan penuh petugas bidang pembinaan di lapangan.

Mereka akan membantu proses pembangunan hingga selesai, dengan target pengerjaan selama 30 hari. Selain tenaga, pihak Lapas Banjar juga memberikan bantuan sejumlah material untuk pembangunan rumah berukuran 7 x 5 meter tersebut.

Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, H. Ari Faturohman, mengatakan program bedah rumah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak.

Pelaksanaannya dilakukan melalui KolaborAksi berbagai pihak, termasuk Lapas Banjar, agar pembangunan rumah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima bantuan.

“Kepedulian tidak bisa berjalan sendiri. Ketika banyak pihak bergerak bersama, beban masyarakat yang membutuhkan bisa kita ringankan. Semoga rumah Pak Unus segera selesai dan keluarganya bisa tinggal di tempat yang lebih layak,” katanya.

Program bedah rumah tersebut turut melibatkan Baznas, Pemkot Banjar, Kadin, Polres Banjar, serta para agnia atau dermawan.

Sinergi lintas lembaga dan masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan sekaligus menjadi contoh nyata gotong royong dalam membantu warga kurang mampu. (Hermanto/PasundanNews.com).