GATRIK (Galuh Tour Kota Klasik). Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Naik Gatrik keliling Ciamis, memberi sensasi tesendiri apalagi di bulan Ramadhan 2022 kali ini.

Dengan ngabuburit keliling Kota Galendo tersebut, naik bus Gatrik (Galuh Tour Kota Klasik) alias “ngagatrik”, bisa dilakukan ramai-ramai bersama keluarga, sanak saudara maupun kolega.

Bus Gatrik Jadi Alternatif Ngabuburit

Bus Gatrik menjadi alternatif bagi warga untuk keliling Ciamis Kota sembari menghibur anak.

Memang sejak awal bulan puasa ini, Dinas Pariwisata Ciamis setiap sore menyiapkan bus Gatrik. Dengan skema mangkal di Alun-alun Ciamis depan Pos Lantas Alun-alun.

Tarif naik Bus Gatrik sekitar Rp 10.000 per orang. Nantinya warga akan diajak menyusuri jalan-jalan utama dalam kota Ciamis.

Mulai start dari Alun-Alun Ciamis. Kemudian memasuki Jalan A Yani, terus ke Jalan Mr Iwa Kusumantri, melintas jalan utama dekat Pasar dan Terminal Ciamis. Lalu melewati depan Stadion Galuh Ciamis.

Terus masuk ke Jalan Cipto, bunderan Gayam, menyusuri Jal an KHA Dahlan dan Taman Lokasana. Melewati Jalan Ir H Juanda. Lalu dari belokan Saripohaci masuk ke Jalan Sudirman.

Dari ruas jalur searah Jalan Sudirman tersebut, setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang 30 menit. Gatrik akan kembali mangkal di Alun-Alun Ciamis.

Warga Akan di Pandu Selama Perjalanan

Selama dalam perjalanan ada petugas yang memandu. Mereka akan menjelaskan tempat-tempat yang sedang dilewati. Terutama tempat-tempat atau bangunan bersejarah.

Guide tournya adalah seorang mojang, pengemudinya juga seorang perempuan. Tentu memberikan suasana dengan sensasi yang berbeda, apalagi bagi warga yang berasal dari luar Ciamis Kota.

Mengenai jadwal operasional, selama bulan Ramadhan, Bus Gatrik bisa dijajal setiap sore. Mulai pukul 16.00 WIB, bus Gatrik sudah stand by di Alun-alun Ciamis.

Dihubungi secara terpisah, menurut Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia SAg MM, Selasa (5/4/2022), program “ngagatrik” ini sebagai bagian dari kegiatan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Ciamis.

Selama dua tahun masa pandemi, kegiatan “ngagatrik” ini sempat terhenti, lalu pada bulan Ramadhan ini, program “ngabuburit pakai Gatrik” pun aktif kembali.(Herdi/PasundanNews.com)

Artikel sebelumyaKlitih Marak di Jogja, Lahir dari Kalangan Pelajar?
Artikel berikutnyaM Kace Divonis 10 Tahun Penjara, Gedung PN Ciamis Ramai Unjukrasa