Beranda Bandung Raya

Menipisnya Persediaan Darah, Pengurus Rukun Warga 08 Desa Kertamulya Kecamatan Padalarang Adakan Gerakan Peduli Donor Darah

istimewa
KBB, PASUNDANNEWS – Gerakan kepedulian dilakukan pengurus Rukun Warga (RW) 08 Desa Kertamulya Kecamatan Padalarang dalam menyikapi tipisnya stok darah yang tersedia di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhir-akhir ini.
Gerakan yang bertajuk Yuks! Donor Darah ini bekerjasama dengan Majlis Taklim Baiturahman Padalarang yang turut serta menginisiasi kegiatan aksi sosial ini digelar.
Kepala Desa Kertamulya Farhan Fauzi yang turut serta dalam kegiatan amal ini mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus RW 08, serta menilai positif kesolidan panitia yang dapat mengemas acara dengan baik.
“Melihat antusiasme warga masyarakat yang sangat besar dari berbagai kalangan, menunjukan kepengurusan RW 08 telah berhasil mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam aksi sosial ini”, kata Farhan di Kantor Desa Kertamulya, Jum’at (14/08/2020).
Dengan Misi Desa Kertamulya yang Humanis, Inovatif, Terdepan, Kreatif dan Religius (Motekar) Farhan berharap kegiatan semacam ini bukan hanya berjalan secara simultan, melainkan bisa ditingkatkan ke aksi-aksi sosial lainnya dan dapat menular ke RW-RW lain di wilayahnya.
“Saya telah angkat hal ini melalui grup WhatsApp di seluruh RW, bahwa ini merupakan contoh yang patut diikuti oleh RW-RW lain, karena ini merupakan aksi sosial yang bermanfaat bagi orang lain”, pungkasnya.
Sementara Asep Buvhori selaku Ketua RW 08 Desa Kertamulya berencana kegiatan serupa akan rutin digelar, selain untuk aksi sosial, juga karena hal ini berkhasiat juga bagi kesehatan masyarakat.
“Ke depan akan kita agendakan kembali, dengan konsep dan persiapan yang lebih matang, dan berharap aksi sosial ini mendapat respon dari masyarakat yang lebih besar lagi”, jelasnya.
Aksi sosial Yuks! Donor Darah digelar di pelataran Masjid Baiturahman Padalarang Jum’at (14/08/2020), diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan masyarakat umum.
Dari jumlah 52 peserta yang mendaftar, terdapat 5 peserta yang tidak lolos uji kesehatan, sehingga dari aksi tersebut terkumpul 47 labu dengan berbagai varian golongan darah.
(Boim/Pasundannews)