Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis di Kecamatan Banjaranyar. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) Ciamis yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis membantu pemulihan ekonomi masyarakat seusai Covid-19.

Untuk diketahui, program tersebut telah ditentukan pihak kampus dalam membantu masyarakat.

Dengan mengusung tema Percepatan Pemulihan Sosial Ekonomi Masyarakat.

Dalam hal ini, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unigal 2022 Hendra Sukarman, mengatakan program tersebut membantu masyarakat khususnya pelaku UMKM agar produknya bisa berkembang.

“Mahasiswa KKN Unigal harus bisa membantu kesulitan pelaku UMKM agar hasil produknya bisa berkembang,” kata Hendra saat melaksanakan monitoring dan evaluasi di posko mahasiswa Kecamatan Banjaranyar, Senin (15/8/2022).

Hendra menuturkan, untuk membantu pelaku UMKM agar bisa berkembang banyak cara yang harus dilakukan oleh para mahasiswa.

Mulai dari memberikan edukasi cara pembuatan, mengemas, memasarkan sampai dengan perizinan agar produk tersebut bisa bersaing di pasaran.

“Semua fakultas dalam kelompok mahasiswa ini bisa saling mengisi dalam membantu pelaku UMKM,” ucap Hendra yang berdomisili di Dusun Sukaharja Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis itu.

Ia mencontohkan, untuk pemasaran bisa dilaksanakan oleh fakultas ekonomi dan FISIP, serta untuk mengurus perizinan bisa oleh fakultas hukum.

“Semua fakultas harus berkolaborasi sehingga KKN yang dilaksanakan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

Mahasiswa KKN Melakukan Pendampingan

Sementara itu, Kelompok KKN Desa Cikupa, Kecamatan Banjaranyar melaporkan kelompok mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di desa tersebut telah melaksanakan pendampingan kepada pelaku UMKM dengan mendatangi tempat usahanya.

Mereka memberikan edukasi membuat kemasan makanan tersebut agar lebih menarik pembeli dan bisa bersaing di pasaran.

“Mereka dalam laporannya telah ikut mempromosikan produk UMKM itu melalui pemasaran online,” ujar Hendra.

Sementara itu, Rita Nurazizah, Sekretaris Kelompok KKN Desa Banjaranyar menyebutkan, dalam membantu kegiatan masyarakat di wilayah tersebut, kelompoknya ikut memasarkan hasil pertanian dari kelompok wanita tani (KWT).

“Di Desa Banjaranyar ada KWT. Kami kelompok KKN di sini membantu mereka memasarkan hasilnya dan memberikan pendampingan bagaimana cara menanam sayuran di polybag,” ucapnya.
(Herdi/PasundanNews.com)

Artikel sebelumyaPerpusnas Luncurkan Aplikasi Pendataan Berbasis Wilayah, Ini Kesiapan Dispusipda Ciamis
Artikel berikutnyaPemuda Pancasila Pameungpeuk Garut Gelar Khitanan Massal hingga Nikah Gratis