Beranda Bandung Raya Ganti Startegi, BKKBN Fokus Program Pembangunan Keluarga

Ganti Startegi, BKKBN Fokus Program Pembangunan Keluarga

BERBAGI
BKKBN Provinsi Jawa Barat Irfan Indriastono S.S.,M.Si memperkenalkan lagu Bangga Kencana saat mendampingi komisi IX DPR RI Dr. H. Adang Sudrajat M.M.AV dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan Keluarga program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja yang bertempat di Aula Graha Sadaya Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Senin, 02 November 2020.
BANDUNG, PASUNDANNEWS – Kordinator pengendalian penduduk BKKBN Provinsi Jawa Barat Irfan Indriastono S.S.,M.Si memperkenalkan lagu Bangga Kencana saat mendampingi komisi IX DPR RI Dr. H. Adang Sudrajat M.M.AV dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan Keluarga program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja yang bertempat di Aula Graha Sadaya Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Senin, (02/11/2020).
“Ada perubahan strategi penggarapan program. Dulu difokuskan pada masalah kependudukan dan Keluarga Berencana (KB), sekarang lebih fokus pada pembangunan keluarga,” tutur Irfan
BKKBN juga meluncurkan brand baru. Rebranding BKKBN mengambil tema “menuju cara baru untuk generasi baru”.
“Saat ini khalayak utama BKKBN adalah generasi millenial dan zillenial. Maka dari itu BKKBN ingin terhubung dengan generasi muda dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang demikian cepat”. Jelasnya.
“Saya mengharapkan remaja dapat menjadi motivator program bangga kencana melalui kegiatan remaja. Remaja yang luar biasa harus tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan remaja juga merupakan calon Pasangan Usia Subur yang akan membentuk keluarga dan merupakan calon orang tua bagi anak-anaknya, harus memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga”. Harapnya
“Usia ideal menikah 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk laki-laki, jadilah remaja berkualitas agar nantinya juga terbentuk keluarga yang berkualitas”tutup Irfan.
Baca Juga: BNBP Minta Warga Waspadai Daerah Rawan Longsor
Sementara itu anggota komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat. M.M.,AV sekaligus sebagai Mitra Kerja Mengatakan, peranan BKKBN dalam kondisi Pandemi sangat diperlukan dalam menangani pengendalian penduduk, karena angka kehamilan yang cukup tinggi di sebabkan pasangan suami istri yang kebanyakan aktifitasnya di rumah saja. Dan pemerintah di wakili Komisi IX DPR RI mendukung program dari BKKBN. “Tuturnya”.
Kasie Advokasi dan Pergerakan KB Kabupaten Bandung Bpk Yogaswara S.Pd memastikan di wilayahnya dapat menjalani program dari BKKBN tersebut. Dan sosialisasi ini harus sampai ke daerah pelosok di wilayahnya.
Di akhir acara sosialisasi, Anggota Komisi IX DPR RI, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat membagikan sembako dan alat pencuci tangan (wastafel) dan Batik BKKBN secara simbolis kepada masyarakat. Pembagian sembako ini nantinya akan diserahkan kepada masyarakat di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi sebanyak 1000 paket sembako. (Red)
BERBAGI