Doa Guru Ngaji Mengalir untuk Laskar Galuh, Andang Irpan Sahara Satukan Spirit Religi dan Sepak Bola. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Dukungan moral bagi PSGC Ciamis terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan datang dari kalangan pendidik Al-Qur’an.

Ketua Majelis Pembina LPPTKA BKPRMI Kabupaten Ciamis, Andang Irpan Sahara, mengajak ratusan ustadz dan ustadzah TKA-TPA untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kemenangan PSGC Ciamis yang tengah berjuang pada babak Play-off Promosi Liga 2.

Ajakan tersebut disampaikan Andang saat membuka Workshop Pembinaan Ustadz dan Ustadzah TKA-TPA yang digelar di Aula Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Sabtu (7/2/2026).

Di hadapan sekitar 250 peserta yang berasal dari empat kecamatan, yakni Cijeungjing, Cisaga, Kawali, dan Jatinagara, Andang menitipkan harapan besar kepada para pendidik Al-Qur’an agar mendoakan tim kebanggaan masyarakat Tatar Galuh.

Baca Juga :Laga Penentuan Nasib PSGC, Balad Galuh Optimistis Laskar Singacala Raih Tiket Liga 2

“Kami memohon dengan penuh ketulusan agar para ustadz dan ustadzah berkenan mendoakan PSGC Ciamis. Semoga diberikan kelancaran, keselamatan, dan kemenangan pada pertandingan sore ini di Stadion Sriwedari, Solo, sehingga musim depan PSGC bisa kembali berlaga di Liga 2,” ujar Andang, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis.

Selain menjadi ajang penyampaian dukungan untuk sepak bola lokal, workshop tersebut juga difokuskan pada penguatan kapasitas dan kompetensi para pengajar Al-Qur’an.

Andang menegaskan bahwa keberadaan TKA-TPA memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, saat ini jaringan TKA-TPA telah tersebar merata di 27 kecamatan. Setiap tahunnya, lebih dari 2.000 santri diwisuda dengan bekal kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik.

Baca Juga :Santuni Anak Yatim Jelang Ramadhan, Andang Irpan Ajak Doakan PSGC Kembali ke Liga 2

“Pendidikan tidak boleh hanya mengejar kecerdasan intelektual semata, tetapi harus diimbangi dengan kecerdasan emosional dan spiritual. Kemampuan membaca Al-Qur’an dan melaksanakan shalat harus tercermin dalam akhlak sehari-hari,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui workshop pembinaan semacam ini, LPPTKA BKPRMI terus mendorong lahirnya para pendidik yang kompeten, berdedikasi, serta berakhlakul karimah.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen LPPTKA BKPRMI Kabupaten Ciamis dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an, sembari memperkuat sinergi antara nilai-nilai religius dan semangat kedaerahan melalui dukungan nyata terhadap PSGC Ciamis. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)