BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Pertemuan berlangsung hangat di ruang tamu Pendopo Bupati pada Senin (15/09/2025), membahas arah pembangunan Ciamis dari aspek moral, budaya, hingga digitalisasi.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga bentuk kepedulian dan dukungan PKS terhadap program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis.
Dalam dialognya, Didi Sukardi mengapresiasi prestasi Ciamis yang beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai kota kecil terbersih di Asia Tenggara.
Ia menilai capaian ini tidak lepas dari konsistensi kepemimpinan Bupati Herdiat dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Baca Juga :Bupati Ciamis Naik Pitam Dengar Keluhan Pedagang di Rest Area Karangkamulyan Tak Digubris
“Prestasi ini tentu memerlukan komitmen kuat dari pimpinan daerah dan peran aktif masyarakat. Capaian ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Didi.
Didi juga menekankan pentingnya generasi muda menghadapi era digital dengan bijak.
Menurutnya, digitalisasi adalah keniscayaan yang perlu diimbangi dengan pendidikan moral agar tidak mengikis nilai budaya.
Ia pun menyatakan dukungan terhadap program Maghrib Mengaji sebagai langkah memperkuat akhlak generasi muda.
Menanggapi hal itu, Bupati Herdiat menegaskan bahwa capaian Ciamis adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat.
Ia juga menyoroti dampak negatif teknologi, termasuk meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak akibat penggunaan digital yang tidak bijak.
“Kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tapi juga harus memperkuat mental dan spiritual masyarakat. Saat ini kita tengah menghadapi krisis moral, dan itu butuh perhatian semua pihak,” tegasnya.
Herdiat mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Ciamis yang lebih maju, berdaya saing, namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.
(Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































