BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak masyarakat menggencarkan gerakan menanam pohon sebagai upaya menjaga ketersediaan air tanah dan mengurangi risiko kekeringan di Kabupaten Ciamis.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari langkah pelestarian lingkungan menyusul kondisi kemarau panjang beberapa waktu terakhir dan saat ini telah memasuki musim penghujan.
Herdiat menegaskan, perlindungan sumber mata air harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperbanyak penghijauan dan menjaga kawasan resapan air,” kata Herdiat kepada PasundanNews.com, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, upaya menghadapi kekeringan tidak cukup dilakukan melalui penanganan darurat.
Diperlukan langkah pencegahan jangka panjang dengan menjaga keseimbangan lingkungan, terutama di kawasan yang menjadi sumber cadangan air.
Baca Juga :Ciamis kembali Kuasai Porsadin Jawa Barat 2026, Raih Juara Umum untuk Ketiga Kalinya
Herdiat secara khusus menyoroti pentingnya perlindungan kawasan Gunung Syawal yang memiliki peran dalam menjaga daerah tangkapan air.
Kelestarian kawasan tersebut dinilai penting untuk mempertahankan fungsi resapan air sekaligus mengurangi potensi krisis air bersih saat musim kemarau.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk jaga sumber mata air, menanam pohon, menjaga lingkungan, tidak merusak hutan, dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, gerakan menanam pohon terus didorong sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Masyarakat diajak memanfaatkan lahan yang sesuai untuk penghijauan, mulai dari pekarangan rumah, lingkungan sekolah, tempat ibadah, hingga kawasan perkebunan dan perbukitan.
“Selain membantu menjaga cadangan air tanah, keberadaan pohon juga berfungsi menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, mengurangi erosi, serta mempertahankan kesuburan tanah,” terangnya.
Baca Juga :Demokrat Siapkan Anjar Asmara, PAN Ciamis Akhiri Safari Politik Bahas Kursi Wakil Bupati
Gerakan tersebut tidak hanya menekankan kegiatan penanaman, tetapi juga perawatan pohon agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat lingkungan secara berkelanjutan.
Untuk memperkuat pelaksanaannya, Herdiat meminta jajaran pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa meningkatkan koordinasi dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Upaya tersebut mencakup penghijauan, pemeliharaan saluran drainase, serta pengawasan terhadap pembukaan lahan yang berisiko mengganggu keberadaan sumber air.
Herdiat menekankan bahwa pelestarian alam merupakan investasi jangka panjang yang harus dilakukan secara konsisten untuk menjaga ketersediaan air dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
“Semoga dengan gerakan menanam dan merawat pohon, masyarakat diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam melindungi sumber daya alam sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Hendri/PasundanNews.com)



















































