BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Ribuan keluarga di wilayah Priangan Timur kembali mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah.

Perum Bulog Kantor Cabang Ciamis saat ini tengah mendistribusikan bantuan beras yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan total alokasi mencapai lebih dari 34 ribu ton.

Penyaluran tersebut mencakup sejumlah daerah di kawasan Priangan Timur.

Salah satunya Kota Banjar, di mana sebanyak 20.103 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat sebagai penerima bantuan dengan total beras yang dialokasikan mencapai 603 ton.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Ciamis Johan Wahyudi mengatakan, bantuan yang disalurkan pada tahap ini merupakan akumulasi untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Berbeda dengan penyaluran bulanan, bantuan kali ini diberikan sekaligus sehingga setiap keluarga penerima memperoleh sebanyak 30 kilogram beras.

“Penyaluran kali ini merupakan alokasi untuk tiga bulan, yaitu Juli sampai September. Karena diberikan sekaligus, masing-masing KPM menerima 30 kilogram beras,” kata Johan saat ditemui di Kantor Bulog Ciamis, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga : Kejari Ciamis Eksekusi 61 Perkara Inkrah, Ribuan Barang Bukti Dimusnahkan

Ia menuturkan, pemanfaatan CBP dalam program bantuan pangan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan kebutuhan pokok.

“Selain meringankan pengeluaran rumah tangga, program tersebut juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan pangan di sejumlah daerah,” tutur Johan.

Di sisi lain, distribusi beras dalam jumlah besar diharapkan turut berkontribusi terhadap pengendalian harga beras di tingkat masyarakat.

“Dengan adanya pasokan bantuan pemerintah, kebutuhan sebagian keluarga penerima dapat terpenuhi sehingga tekanan permintaan di pasar dapat ditekan,” katanya.

Johan memastikan beras yang diberikan kepada masyarakat merupakan beras medium yang telah melalui proses pengawasan mutu. Bulog juga memastikan jumlah beras yang diterima KPM sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Harapannya, penyaluran yang dilakukan secara serentak ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga ikut menjaga kestabilan harga beras dan ketahanan pangan di wilayah Priangan Timur,” pungkasnya. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)