BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Baznas Kota Banjar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas melalui program pengukuran kaki palsu.
Program ini bukan sekadar pemberian alat bantu, melainkan jembatan penting yang mengantarkan penerima menuju kemandirian dan produktivitas yang lebih baik.
Menurut H. Asep Saefurrohman, Bagian Bidang Penyaluran Baznas Kota Banjar, keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi antara Baznas, UKM binaan Baznas, dan dukungan pemerintah di berbagai tingkatan.
“Kami bersinergi dengan UKM binaan untuk memastikan kaki palsu yang disediakan berkualitas dan sesuai kebutuhan penerima,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Bantuan ini didukung penuh oleh UKM binaan Baznas yang memiliki keahlian dalam pembuatan kaki palsu, sehingga penerima bisa mendapatkan alat yang tepat dan nyaman. Hal ini memperkuat dampak sosial dari program, bukan hanya sekedar distribusi alat bantu.
“Peran pemerintah di setiap tingkat sangat krusial, mulai dari pendampingan, pengawasan, hingga memberikan akses kepada penyandang disabilitas agar program ini tepat sasaran dan berjalan lancar,” imbuh Asep.
Program ini merupakan investasi besar pada martabat dan masa depan penerima bantuan. Dengan kaki palsu tersebut, mereka tidak hanya akan lebih bebas bergerak, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup mereka secara signifikan.
Baznas Kota Banjar berharap bahwa program pengukuran dan pemberian kaki palsu ini menjadi inspirasi bagi upaya pemberdayaan penyandang disabilitas lainnya di daerah.
“Ini lebih dari sekedar bantuan fisik, tapi adalah wujud nyata komitmen kami untuk membangun kemandirian masyarakat,” pungkasnya.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































