BERITA JABAR, PASUNDANNEWS.COM – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Barat resmi membuka kegiatan Eco Kader Camp 2026 pada Senin (9/2) di kawasan Be Glamping Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Umum HMI Cabang serta Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Cabang se-Jawa Barat.
Agenda tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran kader dalam merespons berbagai persoalan ekologis di tingkat daerah.
Pembukaan Eco Kader Camp turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan, serta Koordinator Presidium KAHMI Jawa Barat, Prof. Fauzan Ali Rasyid.
Kehadiran keduanya menegaskan pentingnya kolaborasi antara kader mahasiswa, unsur legislatif, dan alumni dalam mendorong keberlanjutan lingkungan di Jawa Barat.
Ketua Umum BADKO HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran kolektif kader terhadap kompleksitas krisis lingkungan yang kian mengkhawatirkan.
Menurutnya, kader HMI memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk hadir sebagai agen perubahan.
“Eco Kader Camp 2026 menjadi penegasan komitmen BADKO HMI Jawa Barat dalam merespons persoalan lingkungan. Kader HMI harus mengambil peran strategis dalam menjaga dan melestarikan alam sebagai ruang hidup generasi kini dan mendatang,” tegas Siti.
Baca Juga :Eco Kader Camp 2026: BADKO dan HMI Cabang se-Jabar Siap Kawal Kebijakan Lingkungan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai BADKO HMI Jawa Barat telah menunjukkan kepedulian dan responsivitas terhadap isu lingkungan yang menjadi tantangan bersama.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi melahirkan langkah konkret yang memberi dampak positif bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Jawa Barat, Prof. Fauzan Ali Rasyid, menekankan bahwa isu lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab keumatan dan kebangsaan yang harus terus dikawal HMI.
Menurutnya, penyelenggaraan Eco Kader Camp menunjukkan adanya kesadaran dan komitmen kuat kader HMI dalam menjawab tantangan zaman melalui gerakan berbasis nilai dan intelektualitas.
“Kegiatan ini mencerminkan tanggung jawab moral dan intelektual kader dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Ini langkah yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Melalui Eco Kader Camp 2026, BADKO HMI Jawa Barat berharap dapat melahirkan rumusan gagasan strategis, arah gerakan, serta jejaring kolaborasi yang memperkuat advokasi dan aksi nyata kader dalam menjaga kelestarian lingkungan di Jawa Barat.
(Herdi/PasundanNews.com)




















































