BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis yang ditinggalkan almarhum Yana D. Putra mulai memasuki tahap komunikasi politik antarpartai pengusung.
DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis bersama DPW PAN Jawa Barat mendatangi kantor DPD Partai Golkar Ciamis, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari safari politik PAN ke sejumlah partai yang sebelumnya tergabung dalam koalisi pengusung pasangan Herdiat Sunarya-Yana D. Putra (HY).
Wakil Sekretaris DPW PAN Jawa Barat, Yane Sriwigantini, mengatakan pihaknya berencana menjalin komunikasi dengan seluruh 10 partai politik pengusung pasangan HY.
Langkah tersebut dilakukan untuk membangun kesamaan pandangan terkait calon yang akan diajukan mengisi posisi Wakil Bupati Ciamis.
Menurut Yane, PAN telah menetapkan satu nama kader internal untuk diusulkan, yakni Asep Rahmat yang saat ini duduk sebagai anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Ciamis.
Baca Juga :Herdiat Optimistis PSGC Mampu Bersaing dengan Klub Liga 1 di League Cup
“PAN sudah sepakat mengusulkan satu nama, yaitu Asep Rahmat. Safari politik ini kami lakukan untuk menyampaikan sekaligus menyamakan persepsi dengan seluruh partai pengusung,” ujar Yane.
Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, H. Komar Hermawan, menambahkan bahwa agenda tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan DPP PAN.
Terlebih, proses pengisian jabatan Wakil Bupati perlu segera dilakukan setelah adanya komunikasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Kami menindaklanjuti surat dari Bupati Ciamis kepada Ketua DPRD yang kemudian diteruskan kepada partai-partai koalisi. Karena itu, proses ini harus segera kami komunikasikan dan diselesaikan bersama,” kata Komar.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Slamet Triana, memastikan partainya tidak akan mengajukan kader sendiri dalam proses pengisian jabatan tersebut.
Golkar, kata Slamet, memilih menghormati kesepakatan politik yang telah dibangun sejak awal koalisi pasangan Herdiat-Yana. Dalam kesepakatan tersebut, posisi calon Wakil Bupati merupakan ruang yang diberikan kepada PAN.
Baca Juga :Bawaslu Ciamis Borong Tiga Penghargaan Pencegahan dan Pengawasan Pemilu Tingkat Jawa Barat
“Golkar tidak mengusung kader sendiri. Kami menghormati PAN karena sejak awal posisi calon Wakil Bupati merupakan jatah mereka,” ujar Slamet.
Ia menilai kunjungan jajaran PAN menjadi sinyal positif dalam mempercepat komunikasi antarpartai pengusung. Namun, Slamet mengingatkan bahwa proses tersebut tidak cukup hanya dilakukan di tingkat daerah.
Menurutnya, komunikasi dan konsolidasi harus dilanjutkan ke tingkat pusat karena keputusan final terkait pengusungan calon tetap membutuhkan persetujuan dari DPP partai politik yang tergabung dalam koalisi.
“Langkah PAN ini menunjukkan keseriusan. Perjuangan tidak berhenti di tingkat kabupaten, tetapi harus ditindaklanjuti sampai mendapatkan SK dari DPP partai pengusung,” katanya.
Dengan adanya komunikasi antarpartai tersebut, proses pengisian kursi Wakil Bupati Ciamis kini mulai diarahkan pada konsolidasi nama calon yang diusulkan PAN serta pembahasan lebih lanjut bersama seluruh partai pengusung pasangan HY. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































