BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM –Polres Banjar bersama warga Lingkungan Banjar Kolot, Kelurahan Banjar bergotong royong memulai program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Wardi, Kamis (26/2/2026).
Diketahui, Wardi merupakan seorang pencari barang bekas keliling yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.
Proses perbaikan diawali dengan pembongkaran bagian atap dan dinding yang telah lapuk dan rapuh. Tanpa sekat, anggota kepolisian dan masyarakat bahu-membahu membersihkan material bekas bongkaran serta menyiapkan struktur baru yang lebih kokoh.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan,
Baca Juga :Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan 1447 H, DKUKMP Kota Banjar Kembali Gelar Pasar Murah
“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu. Selain memperbaiki rumah, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin memastikan warga yang hidup sederhana, seperti Pak Wardi, dapat tinggal di rumah yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga di lingkungan setempat.
Selain renovasi rumah, Kapolres Banjar juga menyerahkan bantuan sosial berupa 10 paket sembako yang berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan, disaksikan oleh tokoh masyarakat dan aparat kelurahan.
Sementara itu, Wardi mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. “Kami merasa sangat terbantu. Rumah kami kini lebih aman dan nyaman. Terima kasih Polres Banjar dan semua pihak yang mendukung,” katanya.
Program ini terlaksana berkat sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan dari Baznas serta unsur pemerintah kelurahan. Kolaborasi tersebut memastikan proses perbaikan berjalan tertib, mulai dari tahap pembongkaran hingga pemasangan kembali atap dan dinding yang lebih layak. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































