BERITA JABAR, PASUNDANNEWS.COM – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat resmi membuka kegiatan Advance Training (Latihan Kader III) Batch III Tingkat Nasional pada Jumat (23/1/2026).
Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut ini digelar di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Alam (BP2SDM) Wilayah IV, Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Advance Training ini diikuti oleh 38 peserta terpilih yang dinyatakan lolos dari proses seleksi ketat. Sebelumnya, sebanyak 46 peserta telah lulus tahap tes jurnal dan administrasi, sebelum akhirnya disaring kembali untuk mengikuti tahapan lanjutan.
Peserta berasal dari berbagai cabang HMI di seluruh Indonesia, menegaskan posisi LK III ini sebagai forum strategis pembentukan kepemimpinan nasional kader HMI.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, Kepala Kesbangpol Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Kepala BP2SDM Majalengka.
Kemudian Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si., Ketua Baznas Majalengka H. Agus Asri Sabana, Ketua Bawaslu Majalengka, serta jajaran alumni dan senior HMI Jawa Barat, termasuk Berliana Karta Kusuma dan Dafid Firdaus.
Baca Juga :Wapres Gibran Tinjau RSUD dr. Soekarjo Tasikmalaya, Pastikan Penguatan Fasilitas dan Layanan Kesehatan
Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menegaskan bahwa Advance Training merupakan ikhtiar strategis organisasi dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa yang memiliki integritas moral, kapasitas intelektual, serta keberpihakan pada nilai keadilan sosial.
“Advance Training ini menjadi ruang konsolidasi gagasan dan nilai. Badko HMI Jawa Barat berkomitmen memastikan kader HMI mampu membaca realitas kebangsaan secara kritis, progresif, dan tetap berpijak pada nilai keislaman dan keindonesiaan,” tegasnya.
Koordinator Steering Committee, Agus Bageur, menambahkan bahwa desain dan kurikulum Advance Training Batch III disusun secara sistematis dan berorientasi masa depan guna menjawab tantangan sosial, politik, dan kebangsaan yang kian kompleks.
“Steering Committee memastikan proses kaderisasi berjalan objektif dan ideologis. Materi dan metode dirancang untuk melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara teoritik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan strategis dalam mengambil peran di ruang publik,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, M. Imam Maulana, menyampaikan bahwa terselenggaranya Advance Training ini merupakan hasil kerja kolektif yang didukung oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga alumni HMI.
“Kami berkomitmen menghadirkan Advance Training yang berkualitas, tertib, dan bermakna. Dukungan lintas sektor yang hadir menjadi energi moral bagi panitia dan peserta untuk menjadikan forum ini sebagai proses transformasi diri menuju kepemimpinan yang berdaya guna bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Advance Training Badko HMI Jawa Barat Batch III Tingkat Nasional dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan rangkaian diskusi strategis, pendalaman ideologi, serta penguatan kapasitas kepemimpinan kader sebagai bagian dari komitmen HMI dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia. (Herdi/PasundanNews.com)



















































