Anggota Komisi IV DPR RI, Herry Dermawan. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Anggota Komisi IV DPR RI, Herry Dermawan melakukan Sidak (inspeksi mendadak) ke dua gudang pupuk di Kabupaten Ciamis, pada Kamis (5/6/2025).

Sidak ini sebagai komitmen Herry dalam memperbaiki tata kelola distribusi pupuk subsidi jelang musim tanam kedua.

Gudang pertama yang dikunjungi yaitu PT Pupuk Indonesia di Kecamatan Cijeungjing, sementara gudang kedua berada di Kecamatan Cimaragas.

Dalam kunjungannya, Herry menekankan pentingnya perencanaan distribusi pupuk bersubsidi yang sistematis dan berbasis data.

Hal itu bertujuan agar kebutuhan petani di seluruh kecamatan dapat terpenuhi dengan tepat dan merata.

Baca Juga :Anggota DPR RI Herry Dermawan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Tingkatkan Hasil Pertanian di Ciamis

“Kita ingin memastikan pendistribusian pupuk benar-benar sudah direncanakan secara matang. Harus ada kepastian kebutuhan riil petani di setiap kecamatan bisa terpenuhi,” ujar Herry.

Ia menjelaskan bahwa dinas terkait bersama kelompok tani telah melakukan verifikasi terhadap kebutuhan pupuk subsidi sejak jauh hari.

Data inilah yang seharusnya menjadi dasar utama dalam penyaluran pupuk ke gudang maupun ke tingkat petani.

Herry mendorong pemerintah melalui instansi terkait agar kelola pupuk subsidi lebih transparan dan efisien.

“Kalau distribusinya sudah berbasis data dan diverifikasi dengan benar, seharusnya tidak ada alasan terjadinya kelangkaan,” tambahnya.

Terkait kondisi di lapangan, Herry menyampaikan bahwa stok pupuk untuk musim tanam kedua tergolong aman.

Ia menyebutkan di Gudang Cijeungjing, tercatat stok pupuk subsidi sebanyak 1.000 ton, dengan kebutuhan harian untuk pupuk urea sekitar 530 ton.

“Dari sisi kuantitas, stok bisa dibilang cukup untuk memenuhi kebutuhan musim tanam kedua. Namun, kita juga harus perhatikan aspek kualitas penyimpanan dan kenyamanan kerja,” ungkap Herry.

Namun demikian, ia menyayangkan kondisi sarana pendukung di gudang, seperti keberadaan palet kayu yang rusak di Gudang Cimaragas dan fasilitas kantor administrasi yang kurang layak di Gudang Cijeungjing.

Baca Juga :Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Ciamis Gelar Aksi Pungut Sampah di Pasar Manis dan Terminal

“Masih ditemukan karung pupuk yang sobek karena palet kayu rusak. Ini harus segera diperbaiki agar pupuk tidak rusak sebelum sampai ke petani,” kata Herry.

“Sementara di gudang Cijeungjing, ruang administrasi yang langsung menghadap matahari perlu dilengkapi pendingin ruangan, agar pegawai bisa bekerja dengan nyaman,” katanya menambahkan.

Herry menegaskan bahwa aspek tata kelola tidak hanya sebatas pada jumlah dan distribusi pupuk, tapi juga menyangkut efisiensi rantai pasok, kualitas penyimpanan, dan pelayanan kepada petani.

Menurutnya, perbaikan menyeluruh dalam tata kelola pupuk subsidi harus menjadi prioritas demi menjamin keberhasilan musim tanam dan kesejahteraan petani.

“Yang paling penting petani di Ciamis tidak perlu khawatir. Ketersediaan pupuk untuk musim tanam kedua ini aman, dan kita akan terus mengawal agar distribusinya tepat sasaran,” pungkasnya.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)