PASUNDANNEWS.COM – Kontingen Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jawa Barat berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Petanque 2026 yang berlangsung di Lapangan Petanque GOR Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, pada 12–18 Oktober 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, tim Petanque Jawa Barat menempati posisi kedua klasemen akhir setelah mengumpulkan tujuh medali, terdiri atas dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga petanque di Jawa Barat, sekaligus menunjukkan hasil pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan.
Ketua FOPI Jawa Barat, Dr. Vicki Ahmad Kharisman, M.Pd., mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih posisi runner up merupakan peningkatan signifikan dibandingkan pencapaian pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Saat itu, kontingen Petanque Jawa Barat hanya mampu menempati peringkat keenam. Sementara pada Kejurnas tahun ini, Jawa Barat berhasil naik ke posisi kedua.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas pencapaian ini. Meskipun belum menjadi juara umum, hasil tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif dari program pembinaan yang selama ini dijalankan FOPI Jawa Barat,” ujar Vicki saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Menurut Vicki, peningkatan prestasi tersebut tidak diperoleh secara instan.
Baca Juga :PAN Sodorkan Asep Rahmat sebagai Cawabup Ciamis, PDI Perjuangan Tunggu Keputusan DPP
Dibutuhkan proses panjang, mulai dari pembinaan teknik, peningkatan kemampuan bertanding, hingga penguatan mental atlet dalam menghadapi persaingan tingkat nasional.
Ia menilai keberhasilan kontingen Jawa Barat juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak yang selama ini berperan dalam pengembangan cabang olahraga petanque.
Mulai dari jajaran pengurus FOPI tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pelatih, atlet, hingga arbitre atau perangkat pertandingan yang turut memberikan edukasi mengenai perkembangan olahraga tersebut.
“Perubahan positif ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen petanque Jawa Barat. Semua pihak memiliki kontribusi dalam mendorong peningkatan kualitas dan prestasi atlet,” katanya.
Vicki menegaskan, tujuh medali yang berhasil dibawa pulang bukan sekadar pencapaian dalam klasemen kejuaraan, melainkan bukti nyata dari kerja keras dan konsistensi pembinaan.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat pengorbanan waktu, kedisiplinan latihan, serta semangat para atlet dan pelatih untuk mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional.
Karena itu, hasil Kejurnas 2026 akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih efektif dalam menghadapi berbagai kompetisi mendatang.
FOPI Jawa Barat berkomitmen memperkuat kualitas atlet, meningkatkan efektivitas program latihan, serta membangun sistem pembinaan yang mampu menghasilkan prestasi secara konsisten.
“Raihan medali ini menjadi modal penting bagi kami untuk melanjutkan pembinaan secara lebih terarah. Harapannya, kualitas atlet semakin meningkat dan Jawa Barat mampu meraih hasil lebih baik pada kejuaraan berikutnya,” tutur Vicki.
Dengan keberhasilan menembus dua besar nasional, FOPI Jawa Barat optimistis dapat terus mempersempit jarak persaingan dengan daerah lain sekaligus membuka peluang meraih prestasi lebih tinggi pada ajang olahraga nasional mendatang. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































