BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Kontingen Kota Banjar memasang target ambisius dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Sebanyak 125 atlet dan 47 official resmi dilepas oleh Wali Kota Banjar H. Sudarsono, Jumat (6/11/2026). Rombongan berkekuatan 172 personel tersebut diharapkan mampu bersaing mengharumkan nama daerah.
Acara pelepasan turut dihadiri Wakil Wali Kota H. Supriana, Ketua DPRD Sutopo, Sekda H. Soni Harison, Kadispora H. Kaswad, serta Ketua KONI Kota Banjar Soedrajat Argadiredja.
Ajang Porprov XV dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 dengan pembukaan di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, meski beberapa cabor kategori first game telah dipertandingkan sejak Oktober.
Sudarsono meminta para atlet tampil bermental baja, menjaga kondisi fisik, dan menjunjung sportivitas. Ia menegaskan keikutsertaan Kota Banjar bukan sekadar partisipasi formalitas, melainkan pembuktian kapasitas prestasi olahraga daerah.
Baca Juga :Koalisi 7 Parpol Non-Parlemen Dukung Asep Rahmat Jadi Cawabup Ciamis
“Jangan jadi juru kunci. Minimal tiga besar. Bagusnya tiga besar dari atas, bukan dari bawah,” tegasnya.
Pemerintah Kota Banjar menjanjikan bonus bagi peraih medali emas, perak, maupun perunggu yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sebagai pemantik motivasi bertanding.
Di balik target tinggi tersebut, kontingen Kota Banjar masih dibayangi keterbatasan anggaran. Ketua KONI Banjar, Soedrajat mengungkapkan, total kebutuhan pelaksanaan Porprov dan operasional kesekretariatan pada APBD Perubahan 2026 mencapai Rp1,05 miliar.
Namun, lanjutnya, anggaran yang terealisasi baru sebesar Rp800 juta dari APBD Perubahan dan Rp250 juta dari alokasi APBD murni.
Kondisi ini memaksa KONI melakukan efisiensi ketat, seperti memangkas durasi menginap di hotel menjadi lima hari serta menetapkan uang makan Rp30 ribu per orang.
Baca Juga :Pemkab Pangandaran Mulai Lunasi Utang Insentif Guru Ngaji, 6.324 Penerima Sumringah Setelah 4 Tahun Menunggu
“Kekurangan anggaran kami siasati melalui subsidi silang dari sisa alokasi pembinaan try out dan pembelian alat pada hibah KONI Tahap II APBD Murni. Semoga keterbatasan ini menjadi spirit kemajuan olahraga Banjar di tingkat Jawa Barat menuju nasional,” ujar Soedrajat.
Meski minim anggaran, peluang Kota Banjar tetap terbuka. Saat ini cabang gulat sudah mengamankan medali perunggu.
Kota Banjar juga menurunkan atlet di 15 cabor yang lolos babak kualifikasi, seperti IMI, bola voli, hoki, akuatik, atletik, gulat, catur, biliar, sepatu roda, bulu tangkis, pencak silat, panjat tebing, menembak, gateball, dan karate, serta 2 cabor eksibisi (lari trail dan Orado).
Kini masyarakat Kota Banjar menantikan pembuktian para atlet di arena Porprov Jabar 2026, menjawab tantangan untuk mengubah keterbatasan menjadi prestasi membanggakan. (Hermanto.PasundanNews.com)



















































