BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Puskesmas Banjar II Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan aksi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan metode jemput bola turun langsung ke tengah masyarakat, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan warga sekaligus mendekatkan layanan kesehatan primer kepada kelompok sasaran.
Kegiatan pertama dilakukan di Posyandu Dahlia, Lingkungan Bojong, Kelurahan Situbatu, Kecamatan Banjar. Sasaran pemeriksaan meliputi balita, usia dewasa atau produktif, lansia, serta ibu hamil. Layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan kesehatan secara gratis, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan.
Pada kegiatan tersebut, capaian pelayanan cukup signifikan. Untuk balita, dari sasaran 47 anak, tercapai 39 anak. Kelompok dewasa atau produktif dengan sasaran 32 orang tercapai 29 orang, sementara lansia dari sasaran 28 orang tercapai 21 orang. Selain itu, imunisasi menyasar 7 orang dengan capaian 5 orang.
Tak hanya pemeriksaan fisik, kegiatan juga diisi dengan layanan konseling kesehatan. Tercatat sebanyak 15 orang menerima konseling, yang terdiri dari 4 kasus UBM, 7 kasus hipertensi, 1 kasus diabetes melitus, serta 3 konseling PHBS terkait jamban sehat. Kegiatan ini didukung oleh tenaga medis lengkap, yakni dokter, petugas promosi kesehatan, dan bidan.
Baca Juga :Vonis Tipikor DPRD Kota Banjar, Keadilan yang Berhenti di Dua Nama
Kepala Puskesmas Banjar II, Enjang Suryana, mengatakan bahwa kegiatan jemput bola ini merupakan upaya nyata puskesmas dalam menjangkau masyarakat secara langsung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya balita, lansia, dan ibu hamil, mendapatkan layanan kesehatan dasar secara optimal tanpa harus datang jauh ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan lintas sektor. Turut mendampingi di lapangan Lurah Situbatu, Kasi Kesmas, Satpol PP, serta kader PKK Kelurahan Situbatu, yang bersama-sama membantu kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Selain di Posyandu Dahlia, kegiatan dilanjutkan di Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer). Pada lokasi kedua ini, layanan ditambah dengan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Selain CKG, juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dengan gizi kurang serta ibu hamil berisiko.
Dari hasil pemeriksaan, petugas masih menemukan cukup banyak permasalahan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.
Enjang berharap ke depan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Harapan kami, masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara konsisten, sehingga kualitas kesehatan semakin baik,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)




















































