Genangan air di ruas jalan provinsi tepatnya di kawasan Simpang Empat jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Banjar, Jawa Barat, hingga kini tak kunjung mendapat penanganan serius. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Genangan air di ruas jalan provinsi tepatnya di kawasan Simpang Empat jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Banjar, Jawa Barat, hingga kini tak kunjung mendapat penanganan serius.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga dan para pengendara karena dinilai mengganggu kenyamanan serta membahayakan pengguna jalan.

Genangan air di lokasi itu bukan persoalan baru. Warga menyebut, masalah tersebut sudah terjadi sejak Juni 2025 lalu dan masih terus berlangsung hingga sekarang. Saat hujan turun, air kerap meluap dan masuk ke badan jalan, menyebabkan lalu lintas tersendat bahkan rawan kecelakaan.

Yogi (46), salah seorang warga Banjar, mengaku kesal karena persoalan itu terkesan dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, genangan air muncul akibat saluran drainase yang tidak berfungsi maksimal.

“Ini sudah lama sekali dan bukan hitungan hari. Drainasenya mampet dan air akhirnya tumpah ke jalan. Kami sebagai pengguna jalan jelas terganggu,” katanya, Senin (9/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Tian (42), warga lainnya. Ia menilai ukuran drainase yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai untuk menampung debit air.

“Diameter drainasenya cuma sekitar 60 sentimeter, jelas terlalu kecil. Harusnya diganti total dengan ukuran yang lebih besar, bukan tambal sulam,” ujar Tian dengan nada tegas.

Tian juga mengungkapkan bahwa saluran drainase tersebut sebenarnya pernah diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, perbaikan itu dinilai setengah hati karena tidak disertai normalisasi menyeluruh.

“Waktu itu cuma sekitar 100 meter yang dibenahi, sisanya dibiarkan. Akibatnya ya begini lagi, banjir terus,” katanya.

Warga pun mendesak agar Pemprov Jawa Barat segera turun tangan melakukan perbaikan secara total. Mereka berharap gorong-gorong atau drainase di kawasan tersebut diganti dengan ukuran yang lebih memadai agar persoalan genangan tidak terus berulang setiap musim hujan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Banjar, Agus Saripudin, membenarkan bahwa lokasi tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Ia mengatakan pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar.

“Kami sedang berada di Bandung untuk berkoordinasi langsung dengan pemerintah provinsi terkait penanganan genangan air di Jalan Perintis Kemerdekaan,” ujar Agus Saripudin melalui sambungan ponsel.

Agus berharap hasil koordinasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan. Menurutnya, tanpa perbaikan menyeluruh, genangan air di kawasan strategis Kota Banjar itu akan terus menjadi keluhan warga dan pengguna jalan.

(Hermanto/PadundanNews.com)