BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar melalui Bidang Perdagangan melakukan gebrakan baru dengan mendorong produk UMKM lokal masuk ke gerai minimarket.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses pemasaran produk UMKM, khususnya sektor makanan ringan atau snack.
Pada tahap pertama, terdapat tiga produk UMKM Kota Banjar yang dinyatakan lolos proses kurasi dan resmi dipasarkan di gerai minimarket.
Ketiga produk tersebut adalah Slopy, Keripik Caramel Madu, dan Ranginang Kondang Rasa. Produk-produk ini dinilai telah memenuhi standar kualitas, kemasan, dan legalitas yang dipersyaratkan.
Kepala Bidang Perdagangan, Rianty Savitri mengatakan, saat ini produk UMKM tersebut telah masuk ke 15 gerai minimarket yang tersebar di wilayah Kota Banjar. Program ini menjadi langkah awal sebelum pengembangan pada tahap-tahap berikutnya.
Baca Juga :Kisah Pilu Siti Aulia, Siswi Berprestasi di Pangandaran yang Berjuang di Tengah Keterbatasan
“Untuk tahap pertama ada tiga produk UMKM yang sudah lolos kurasi dan masuk ke 15 gerai minimarket. Ini menjadi pilot project agar UMKM kita bisa naik kelas dan bersaing di pasar modern,” ujar Rianty, Selasa (20/1/2026).
Pihaknya juga tengah memproses tahap kedua kurasi produk UMKM. Pada tahap ini, terdapat lima produk UMKM lainnya yang telah dinyatakan lolos kurasi dan tinggal menunggu proses penempatan di gerai minimarket.
“Nanti akan disusul tahap kedua, ada lima produk UMKM yang sedang dalam proses. Harapannya semakin banyak pelaku UMKM yang bisa merasakan manfaat dari program ini,” katanya.
Suplayer UMKM Kota Banjar, Wahyu Abrori, menyambut baik langkah Dinas KUKMP yang membuka peluang pemasaran di minimarket. Menurutnya, masuknya produk UMKM ke gerai modern menjadi peluang besar untuk meningkatkan volume penjualan dan kepercayaan konsumen.
“Masuk ke minimarket itu bukan hanya soal penjualan, tapi juga soal kepercayaan pasar. Produk UMKM jadi lebih dikenal dan punya nilai tambah,” ujarnya.
Ke depan, Dinas KUKMP Kota Banjar berharap produk UMKM tidak hanya dipasarkan di gerai minimarket dalam kota, tetapi juga mampu menembus pasar di luar daerah. Dengan demikian, UMKM diharapkan semakin maju dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































