Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjar, Jawa Barat, saat menggelar deklarasi "Desa Hajar Serangan Fajar" di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, pada Selasa (13/2/2024). Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sehari sebelum jadwal pencoblosan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjar, Jawa Barat, menggelar deklarasi “Desa Hajar Serangan Fajar”. Kegiatan ini berlangsung di Aula kantor Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, pada Selasa (13/2/2024).

Ketua Bawaslu Kota Banjar, Rudi Ilham Ginanjar melalui Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kota Banjar, Wahidan, menegaskan pentingnya deklarasi tersebut dalam memastikan Pemilu 2024 berjalan tanpa adanya politik uang.

Menurut Wahidan, kegiatan ini diinisiasi oleh Bawaslu sebagai langkah proaktif di masa tenang, dengan harapan masyarakat dapat memastikan integritas Pemilu.

“Hari ini kita deklarasi desa hajar serangan fajar, Bawaslu menginisiasi kegiatan ini di masa tenang karena ini penting bagi kami untuk memastikan Pemilihan 2024 tanpa politik uang,” ujar Wahidan.

Peserta deklarasi tersebut melibatkan perwakilan masyarakat, Ketua DKM, Ketua RT, dan RW, dengan harapan mereka dapat menyebarkan pesan penting ini kepada masyarakat dan jamaahnya.

“Kami harapkan mereka untuk mensyiarkan kepada masyarakat dan jamaahnya untuk bagaimana Pemilu 2024 tanpa politik uang,” tambahnya.

Wahidan juga menjelaskan bahwa politik uang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dengan ancaman hukuman yang berbeda tergantung pada tahapan Pemilu.

“Dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, politik uang dibagi menjadi kategori yakni pada saat kampanye, masa tenang, dan saat pemungutan suara,” tuturnya.

Dalam konteks ini, politik uang pada masa tenang memiliki ancaman hukuman yang lebih berat, mencakup kurungan penjara hingga 4 tahun dan denda maksimal Rp 46 juta.

Wahidan berharap, melalui deklarasi Desa Hajar Serangan Fajar, partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dapat ditingkatkan, khususnya menjelang pemungutan suara. (Hermanto/PasundanNews.com)