BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Kuliner tradisional kembali menunjukkan daya tariknya di tengah masyarakat. Salah satunya adalah Sorabi Munu’u Deni Jaber khas Sukarame yang berlokasi di RT 01/25, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar. Jajanan sederhana ini justru menjadi primadona warga karena cita rasanya yang gurih dan harga yang sangat terjangkau.
Setiap sore mulai pukul 15.00 WIB, lapak sorabi ini sudah mulai dipadati pembeli. Tak butuh waktu lama, sorabi yang dibuat langsung di tempat itu pun kerap habis sebelum larut malam tiba. Antusiasme warga terlihat dari antrean yang tak pernah sepi.
Sorabi Munu’u Deni Jaber hadir dengan dua varian rasa, yaitu original dan oncom pedas. Keduanya memiliki ciri khas tersendiri yang mampu memanjakan lidah para penikmatnya. Teksturnya yang lembut dengan rasa gurih menjadi daya tarik utama.
Baca Juga :Dampak Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Pangandaran Pastikan Jadwal Haji 2026 Masih Normal
Harga yang ditawarkan pun sangat ramah di kantong. Dengan hanya Rp 1.000 per biji, masyarakat sudah bisa menikmati jajanan tradisional yang kini mulai jarang ditemui. Hal ini membuat sorabi tersebut diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Deni Jaber, selaku pedagang Sorabi Munu’u, mengaku tidak pernah menyangka dagangannya akan seramai ini setiap harinya. Ia menyebutkan bahwa kunci utama dari usahanya adalah menjaga rasa dan kualitas.
“Alhamdulillah setiap hari selalu ramai, bahkan sering habis sebelum larut malam. Saya berusaha menjaga rasa supaya pelanggan tetap suka,” ujar Deni Jaber saat ditemui di lokasi, Minggu (5/4/2026) malam.
Selain sorabi, lapak tersebut juga menyediakan berbagai aneka gorengan yang tak kalah diminati. Kehadiran pilihan makanan lain ini semakin melengkapi pengalaman kuliner bagi para pembeli yang datang.
Dengan cita rasa khas, harga terjangkau, dan lokasi yang mudah dijangkau, Sorabi Munu’u Deni Jaber terus menjadi salah satu kuliner tradisional favorit di Kota Banjar. Tak heran jika setiap harinya jajanan ini selalu ramai diserbu warga yang ingin menikmati kelezatannya. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































