Tim SAR saat mengevakuasi jenazah Abdul Haris. Foto/Hermanto.PasumdanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Tim SAR gabungan  menemukan Abdul Haris, sopir truk towing yang sebelumnya diberitakan hanyut terbawa arus Sungai Citanduy usai kecelakaan lalu lintas di wilayah Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (1/4/2026).

Korban dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di aliran Sungai Citanduy wilayah Baregbeg, Lakbok, Ciamis, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 13.49 WIB. Lokasi ditemukannya korban berjarak kurang lebih 18 kilometer ke arah timur dari titik awal kejadian kecelakaan.

Proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari berbagai unsur, yaitu BPBD Kota Banjar, BPBD Ciamis, PMI Kota Banjar, Basarnas Tasikmalaya, TNI, Polri, Tagana, RAPI, ORARI, MDMC Ciamis, relawan Ciamis Selatan, serta relawan Jabar Bergerak yang turut membantu menyisir aliran sungai.

Baca Juga :Dinilai Ambigu dan Tak Tegas Soal Pemilihan BPD, Forum Pemerhati Desa Ontrog DPMD Kota Banjar

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Yudi Andiana, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara intensif sejak korban dilaporkan hilang.

Tim menyusuri sungai dengan berbagai metode, termasuk penyisiran manual dan pemantauan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban.

“Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan di wilayah Baregbeg, Lakbok, Ciamis. Jaraknya cukup jauh dari lokasi awal kejadian, sekitar 18 kilometer terbawa arus sungai,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi arus Sungai Citanduy yang cukup deras menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Namun berkat koordinasi yang baik antar tim, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Banjar untuk penanganan lebih lanjut. Setibanya di rumah sakit, suasana duka langsung terasa ketika pihak keluarga menyambut kedatangan jenazah.

Tangis histeris keluarga pecah saat jenazah tiba di IPJ RSUD Banjar. Mereka tidak kuasa menahan kesedihan atas kepergian korban yang sebelumnya hilang akibat kecelakaan dan hanyut terbawa arus Sungai Citanduy. (Hermanto/PasundanNews.com