Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Banjar Petakan Kesiapan Jalur Mudik. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, jajaran Polres Banjar bersama sejumlah instansi terkait melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruas jalan di wilayah hukumnya, Rabu (4/3/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan awal menghadapi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Survey dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan melibatkan unsur lintas sektoral. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Banjar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR Kota Banjar, serta personel Satlantas Polres Banjar.

Kasat Lantas Polres Banjar, Firman Hidayat Pinim, mengatakan bahwa pengecekan difokuskan pada jalur utama maupun alternatif yang berpotensi dipadati pemudik.

Beberapa ruas yang disisir antara lain Jalan Nasional Siliwangi, Jalan Letjen Suwarto, Jalan Banjar Pangandaran, Jalan Mayjen Lili Kusumah, hingga jalur perbatasan antara Banjar dengan Cisaga kabupaten Ciamis.

Baca Juga :Kapolres Banjar Ajak Masyarakat Jadi Konten Kreator Positif dan Produktif

Selain menilai kelayakan fisik jalan, tim gabungan juga memeriksa kelengkapan fasilitas pendukung keselamatan. Rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, hingga penerangan jalan umum tak luput dari pengecekan guna memastikan semuanya berfungsi optimal saat operasi berlangsung.

Sementara itu, Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi dini terhadap potensi kendala di lapangan.

“Survey ini bagian dari mitigasi dini untuk meminimalisir potensi hambatan di lapangan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan sementara, mayoritas ruas jalan di wilayah Kota Banjar berada dalam kondisi baik dan siap dilalui. Kendati demikian, terdapat satu titik di Jalan Mayjen Lili Kusumah yang masih dalam tahap perbaikan dan menjadi perhatian khusus agar pengerjaannya dapat segera dirampungkan.

Secara umum, sarana prasarana pendukung lalu lintas dinilai memadai. Keberadaan rambu serta penerangan jalan umum disebut dalam kondisi lengkap dan berfungsi, sehingga diharapkan mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. (Hermanto/PasundanNews.com)