Wujud Komitmen Bangun Pemerintah Bersih, Inspektorat Kota Banjar Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan SPI Tahun 2025. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Inspektorat Daerah Kota Banjar menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi dan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 sebagai bentuk nyata komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Somahna Bagja Dibuana, Sekretariat Daerah Kota Banjar, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Acara ini melibatkan peserta dari para kepala desa, camat, lurah, kepala sekolah, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta organisasi masyarakat (Ormas).

Mereka hadir untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya integritas dan upaya sistematis dalam pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.

Ryan Sudaryana dari Pusat Edukasi Antikorupsi (PAKSI) Jawa Barat sebagai narasumber dalam acara tersebut, memberikan materi komprehensif terkait pelaksanaan SPI.

Dalam pemaparannya, Ryan menegaskan bahwa SPI adalah salah satu instrumen penting untuk mengukur tingkat integritas suatu instansi.

Baca Juga :Kejari Kota Banjar Musnahkan Barang Bukti Inkracth Periode Januari-Agustus 2025

“SPI tidak hanya sekadar survei, tetapi merupakan cermin sejauh mana komitmen dan budaya anti korupsi telah tertanam dalam birokrasi. Ini penting untuk membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Ryan juga menambahkan bahwa SPI menjadi alat evaluasi untuk mengetahui area rawan korupsi dan sebagai dasar untuk perbaikan sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. Oleh karena itu, peran aktif dari seluruh elemen pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar pelaksanaan SPI berjalan maksimal.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Daerah Kota Banjar, Agus Muslih, M.Mkes., QGIA., CGCAE, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam pencegahan korupsi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembangunan integritas di lingkup Pemkot Banjar.

“Pencegahan korupsi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bersinergi dan bergerak bersama agar tata kelola pemerintahan yang baik bisa benar-benar terwujud,” tegas Agus Muslih.

Agus berharap dengan adanya kegiatan ini, seluruh ASN dan pemangku kepentingan dapat memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga integritas serta menjauhi praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

Pemerintah Kota Banjar, lanjut Agus, berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan nilai-nilai anti korupsi.

(Hermanto/PasundanNews.com)