BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Banjar menyelenggarakan serangkaian lomba literasi dalam rangka mengembangkan minat baca dan kreativitas pelajar, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan yang digelar di ruang Auditorium Widyapustaka ini mengangkat tema “Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Menjaga dan Melestarikan Lingkungan Hidup.”
Kegiatan ini mencakup tiga jenis perlombaan, yakni lomba bertutur atau mendongeng untuk jenjang SD/MI, lomba mewarnai untuk jenjang TK, serta lomba puisi untuk jenjang SMP/MTs. Semua lomba ini diikuti oleh total 12 finalis terbaik yang sebelumnya telah melalui tahap seleksi ketat.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Banjar, Nia Kania Permasih, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari upaya membudayakan gemar membaca sejak usia dini.
Bqca Juga : Ating Serap Aspirasi Warga dalam Reses DPRD di Sukamaju Banjar
“Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap literasi, sekaligus mendorong generasi muda untuk peka terhadap isu lingkungan dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.
Menurut Nia, pelibatan berbagai jenjang pendidikan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membina talenta muda secara berkelanjutan.
“Anak-anak ini adalah aset masa depan, dan mereka perlu wadah untuk mengekspresikan gagasan mereka secara kreatif dan positif,” imbuhnya.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada para finalis, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan kreativitas mereka. Selain itu, penghargaan juga diberikan dalam rangka mendukung Gerakan Budaya Gemar Membaca yang telah dicanangkan secara nasional.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama perlombaan. Penampilan dongeng yang disampaikan dengan ekspresif, puisi dengan makna mendalam, serta karya mewarnai yang penuh warna menunjukkan bahwa literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga kemampuan mengekspresikan diri.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menumbuhkan budaya baca, tapi juga kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Kami optimis, jika literasi dan kesadaran lingkungan digabungkan sejak dini, akan lahir generasi cerdas dan peduli terhadap bumi,” pungkasnya.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































