BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dinilai semakin penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Hal itu disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis yang berlangsung di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Rabu (2/9/2026).

Menurut Herdiat, keberadaan kader PKK memiliki posisi strategis karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Jaringan kader hingga tingkat desa, RT/RW, bahkan kelompok dasawisma dinilai menjadi kekuatan dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada keluarga.

“PKK bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan masyarakat yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Semangat kebersamaan dan gotong royong para kader menjadi kekuatan utama Pemkab Ciamis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Herdiat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah penanganan stunting.

Herdiat menyebutkan, berdasarkan data tahun 2025, angka stunting di Kabupaten Ciamis masih berada di kisaran 24 persen.

Penurunan angka tersebut, kata dia, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat hanya mengandalkan satu sektor.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dilibatkan dalam upaya penanganan secara terpadu sesuai tugas dan wilayah pembinaannya.

Herdiat menilai persoalan stunting tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan ekonomi maupun pemenuhan gizi.

Pola pengasuhan di lingkungan keluarga juga menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian.

Baca Juga :Dilaporkan Hilang, Remaja 15 Tahun Ditemukan di Penginapan Bersama Dua Pria

“Penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi atau gizi, tetapi sangat dipengaruhi oleh pola asuh dalam keluarga. Karena itu, edukasi berkelanjutan dari kader PKK dan Posyandu sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Ia berharap PKK bersama Posyandu dapat terus memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai pola asuh, kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis Kania Ernawati Herdiat dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Ketua Umum TP PKK Pusat.

Kania menyampaikan, peringatan HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk kembali memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai bagian dari upaya pemberdayaan keluarga dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, PKK harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai gerakan pemberdayaan keluarga.

“Tema ini mengisyaratkan bahwa gerakan PKK harus kembali pada jati dirinya dengan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan keluarga. PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,” ujar Kania.

Besarnya jaringan PKK menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan.

Berdasarkan Laporan Tahunan PKK 2025, terdapat lebih dari 91,6 juta kelompok PKK di tingkat RT/RW yang didukung sekitar 6,36 juta kader di berbagai daerah di Indonesia.

Kania menilai besarnya jumlah tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan kader, baik dalam hal keterampilan, pengetahuan maupun kepemimpinan.

Dengan demikian, kader dapat semakin responsif menghadapi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Peringatan HKG PKK ke-54 di Ciamis juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama antara gerakan PKK, pemerintah, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.

Ketua Pelaksana HKG PKK ke-54 Kabupaten Ciamis, Syarifah Andang Firman, mengatakan kegiatan tersebut mengusung semangat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan, peringatan HKG tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kontribusi kader dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : Polisi Gandeng Komunitas Ojol Jaga Ciamis, Mobil Ngopi Inspirasi Resmi Diperkenalkan

“Peringatan HKG PKK ke-54 ini hendaknya tidak dimaknai sebagai seremonial belaka, melainkan momentum memperkuat pengabdian, meningkatkan kapasitas kader, dan memperluas kolaborasi untuk mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujar Syarifah.

Kegiatan tersebut diikuti 184 peserta dari berbagai unsur. Mereka di antaranya jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Ciamis, kepala OPD, pengurus TP PKK tingkat kabupaten dan kecamatan, organisasi wanita, serta perwakilan lembaga perbankan, termasuk Bank BJB dan BPR Perumda Ciamis.

Rangkaian HKG PKK ke-54 sebelumnya juga diisi sejumlah kegiatan dan aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa gerakan PKK tidak hanya aktif dalam agenda organisasi, tetapi juga hadir melalui program pemberdayaan keluarga di lapangan.

“Semoga momentum HKG ke-54, TP PKK Kabupaten Ciamis menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat peran kader sebagai penggerak pembangunan berbasis keluarga sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri dan sejahtera,” kata Syarifah. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)