BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Anggota MPR/DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Ciamis pada Rabu (26/8/2026).
Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat ini difokuskan khusus untuk membahas dan memperkuat esensi nilai-nilai demokrasi di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pemaparannya, Agun Gunandjar Sudarsa menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Empat Pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, pilar-pilar tersebut merupakan fondasi utama agar praktik demokrasi tetap berjalan di atas jalur konstitusi serta berakar kuat pada budaya bangsa.
“Demokrasi Pancasila menempatkan musyawarah untuk mufakat dan prinsip gotong royong sebagai ruh utamanya,” tuturnya.
Hal ini membedakan sistem demokrasi Indonesia dengan sistem liberal murni yang sering kali mengabaikan kebersamaan dan kohesi sosial di tengah keragaman masyarakat.
Lebih lanjut, Agun mengingatkan bahwa pelaksanaan demokrasi yang sehat menuntut kedewasaan politik dari seluruh warga negara, khususnya para pemilih pemula dan generasi muda di Ciamis.
“Kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi harus dijalankan secara bertanggung jawab, santun, serta menjunjung tinggi etika moral dan hukum,” tambah Agun.
Ia juga menyoroti bahaya polarisasi sosial dan politik identitas yang kerap mencuat dalam setiap momentum demokrasi elektoral.
Agun mengajak masyarakat Ciamis untuk tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan pilihan politik, karena persatuan bangsa jauh lebih tinggi nilainya daripada kepentingan kelompok sesaat.
Selain itu, sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sipil dinilai sangat krusial untuk mengawal kualitas demokrasi yang substansial.
“Demokrasi yang matang tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil, tetapi juga dari tingkat partisipasi aktif dan kecerdasan masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan,” terang Agun.
Acara sosialisasi yang berlangsung interaktif ini diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dinamis.
Para peserta, yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, dan akademisi lokal, tampak antusias menyampaikan gagasan serta pertanyaan seputar tantangan penguatan demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Agun Gunandjar Sudarsa berharap agar masyarakat Ciamis senantiasa menjadi pelopor dalam menjaga iklim demokrasi yang damai, demokratis, dan berkeadilan.
“Semoga melalui kegiatan ini bisa memperkokoh ketahanan nasional dan memajukan kesejahteraan bersama,” tutupnya.(Herdi/PasundanNews.com)



















































