Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan meninjau bangunan Laboratorium IPA SMPN 1 Pamarican yang ambruk. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bangunan sekolah tepatnya atap bangunan Laboratorium IPA SMPN 1 Pamarican, Kabupaten Ciamis ambruk pada Jumat 17 Mei 2024.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Ciamis Erwan Darmawan langsung meninjau ke lokasi terdampak.

Kadisdik Ciamis, Erwan Darmawan, mengungkapkan pihaknya mengaku merasa prihatin terhadap kejadian ambruknya atap laboratorium SMPN 1 Pamarican.

“Bagaimanapun tempat tersebut merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang di gunakan oleh masyarakat untuk menimba ilmu khususnya bagi warga di Kecamatan Pamarican ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, pasca ambruknya bangunan tersebut, pihaknya sudah mengintruksikan kepada pihak sekolah.

Terlebih agar segera mengamankan para siswanya sehingga mereka sementara waktu menjauhi bangunan ambruk itu.

Baca Juga : Gedung Labolatorium SMPN 1 Pamarican Ciamis Ambruk, Kerugian Capai Ratusan Juta 

“Kami harap pihak sekolah segera membuat himbauan kepada siswa untuk menjauhi bangunan tersebut,” terang Erwan.

Ia menambahkan, saat ini dirinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah mengenai nasib dari bangunan laboratorium tersebut pasca mengalami ambruk.

Erwan belum bisa memutuskan apakah akan di lakukan penghapusan aset atau mengajukan pembangunan ruangan baru.

“Namun jika dirasa sekolah tersebut masih kekurangan ruangan, kemungkinan besar kami akan merencanakan adanya pembangunan ruangan baru,” katanya.

Pasca ambruknya bangunan tersebut, lanjut Erwan, jangan sampai mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMPN 1 Pamarican Wawan Ruswandi menerangkan tentang bangunan yang ambruk tersebut.

Menurutnya, bangunan itu memang memiliki dua ruangan kategori kondisi bangunan lama.

“Kami berharap ruangan kelas tersebut bisa di lakukan rehab, dan tadi kami sudah melaporkan hal itu ke pihak dinas pendidikan,” ungkapnya.

Pihaknya akan tetap menunggu keputusan dari dinas pendidikan mengenai nasib dari bangunan yang ambruk itu.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai bangunan tersebut, apakah nanti akan di lakukan penghapusan aset, atau di lakukan rehab,” tandas Wawan.

(Herdi/PasundanNews.com)