BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Rumah milik Apan (63) di Lingkungan Pintusinga, Kelurahan Banjar, Kota Banjar tertimpa ampig rumah tetangganya.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (20/3/2025) sore, dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada bagian atap rumah Apan.
Lurah Banjar, Rd. Sukmana, bersama Tribina (Babinsa, Pol PP, dan Bhabinkamtibmas), langsung meninjau lokasi setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut.
Ia mengungkapkan, ambruknya ampig rumah tetangganya disebabkan oleh kurangnya perawatan dan pelapisan yang baik pada bagian tersebut.
“Ampig rumah yang tidak dipelester atau disemen dengan baik, akhirnya menjadi rapuh karena paparan cuaca panas dan hujan. Ini yang menyebabkan ampig tersebut ambruk dan menimpa rumah Apan,” jelas Sukmana, Jumat (21/3/2025).
Beruntung dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan pada bagian atap rumah cukup signifikan, dan membuat warga bersama Babinsa serta Bhabinkamtibmas segera bergerak untuk membersihkan puing-puing sisa ambruknya ampig tersebut.
Untuk sementara, atap rumah Apan ditutup dengan terpal besar untuk melindungi rumah dari hujan.
Pihak tetangga yang ampig rumahnya ambruk juga mengaku bertanggung jawab atas kerusakan tersebut dan siap mengganti kerugian yang terjadi.
Menurut Sukmana, langkah selanjutnya menunggu penyelesaian dari pihak yang bertanggung jawab.
“Kami akan memastikan masalah ini diselesaikan dengan baik, dan pihak yang bertanggung jawab akan mengganti kerugian serta memperbaiki kerusakan yang ada,” katanya.
Sementara itu, warga setempat juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Mereka meminta agar rumah-rumah di sekitar lingkungan tersebut diperiksa secara berkala, terutama bagian bangunan yang dapat menjadi potensi bahaya bagi warga lainnya.
Pihak Kelurahan bersama Tribina berencana untuk mengadakan pertemuan dengan warga terkait upaya pemeliharaan bangunan yang lebih baik, untuk menghindari kejadian-kejadian serupa di masa depan.
“Kami akan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi bangunan di sekitar mereka,” tutur Sukmana.
Atas kejadian tersebut, Apan mengalami kerugian material sebesar 15 juta rupiah.
(Hermanto/PasundanNews.com)