Usai pertandingan tim Persiban Legend 80an dan Parungsari Paris Club melakukan foto bersama. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Karangtaruna Passtra Parungsari bekerja sama dengan PT Indoparco menggelar pertandingan eksibisi yang mempertemukan tim legendaris Persiban era 80an melawan Parungsari Paris Club.

Kedua tim bertanding seru di Lapangan Randu Alas, Parungsari Kota Banjar, pada Sabtu (5/4/2025) sore.

Pertandingan yang berlangsung sengit ini menggabungkan pemain-pemain legendaris dan pemain muda.

Persiban Legend dimotori oleh Yoyo Emanuel dan Budi Yoga. Keduanya merupakan kakak kandung mantan pemain sepakbola timnas Indonesia, Widodo C Putra.

Persiban Legend mayoritas diisi oleh pemain yang kini bermukim di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.

Sementara itu, Parungsari Paris Club terdiri dari pemain Persiban era 90an seperti Dadan, Sabana, dan Asep Kojek, ditambah dengan pemain muda asli Parungsari. Kedua tim langsung tampil agresif sejak menit pertama.

Pada menit ke-35, Persiban Legend membuka keunggulan 1-0 melalui gol Martin yang menembus gawang Parungsari Paris Club yang dijaga Dadan. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Parungsari Paris Club tampil lebih agresif, dan pada menit ke-73, Rian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulannya.

Setelah kedudukan imbang, atmosfer pertandingan semakin panas saat kedua tim terus berusaha mengendalikan permainan.

Namun, pada menit ke-80, Persiban Legend kembali unggul melalui gol Tiko, yang memanfaatkan serangan balik cepat. Gol ini mengubah skor menjadi 1-2, dan bertahan hingga pertandingan berakhir.

Meski tim Parungsari Paris Club sempat memberikan perlawanan sengit, mereka akhirnya harus menerima kekalahan.

Wali Kota Banjar Dorong Generasi Muda Terhadap Sepak Bola 

Walikota Banjar, Sudarsono, yang turut hadir menyaksikan pertandingan, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar event semacam ini bisa sering dilaksanakan.

“Saya berharap pertandingan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan untuk mengenang masa kejayaan Persiban dan memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi sepak bola mereka,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Karangtaruna Passtra Parungsari, Egi Adi Sendi, menyatakan kebanggaannya bisa menyelenggarakan pertandingan ini.

“Kami merasa bangga bisa menyelenggarakan pertandingan ini, dan ini sebagai bentuk penghargaan kepada para legenda sepak bola Banjar. Semoga ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Indoparco sekaligus pemilik Parungsari Paris Club, H. Yayan Herdhiana, didampingi Presiden Direktur PT Indoparco, Muhamad Reyhan Azis, juga memberikan komentarnya.

Menurutnya, pertandingan ini bukan untuk menang dan kalah, namun sebagai bentuk motivasi bagi para pemain muda.

“Pertandingan ini bukan hanya untuk mengenang masa kejayaan sepak bola Kota Banjar, tetapi juga sebagai motivasi untuk para pemain muda. Sepak bola Kota Banjar harus terus maju dan berkembang,” ujarnya.

Mantan pemain Persiban Legend asli Banjar, seperti Eme Suherman, Dadang Sonjaya, Ade Rusnandar, dan lainnya yang tak bisa ikut bermain karena faktor usia, turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan.

pertandingan eksibisi ini diharapkan menjadi awal kebangkitan sepak bola di Kota Banjar, serta menginspirasi generasi penerus untuk lebih berprestasi.

(Hermanto/PasumdanNews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini