Nasional

Pemerintah Umumkan HPP Gabah dan Beras, Rp 9.950 per Kilo

BERITA NASIONAL, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah telah mengumumkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Beras yang baru.

Kabar tersebut diumumkan setelah proses pengundangan Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 6 Tahun 2023 selesai.

Melalui peraturan tersebut, pemerintah telah menaikkan harga batas bawah pembelian gabah/beras petani oleh Bulog untuk meningkatkan pendapatan para petani.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengumumkan pada Jumat (31/3/2023) di Jakarta.

Arief menyebutkan bahwa terdapat kenaikan harga sebesar 18-20% pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang baru.

Dibandingkan dengan HPP sebelumnya yang diatur oleh Permendag Nomor 24 Tahun 2020.

Perubahan Harga Pembelian Pemerintah

Sebelumnya, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 4.200/kg.

Namun, dengan HPP terbaru, harga tersebut naik menjadi Rp 5.000/kg.

Sedangkan untuk Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat penggilingan sebelumnya sebesar Rp 4.250/kg, naik menjadi Rp 5.100/kg.

Selanjutnya, untuk Gabah Kering Giling (GKG) di penggilingan sebelumnya sebesar Rp 5.250/kg, naik menjadi Rp 6.200/kg.

Gabah Kering Giling (GKG) di gudang BULOG sebelumnya sebesar Rp 5.300/kg, naik menjadi Rp 6.300/kg.

Adapun untuk beras di gudang Bulog sebelumnya sebesar Rp 8.300/kg, naik menjadi Rp 9.950/kg.

Besaran HPP untuk Gabah dan Beras yang baru sama dengan yang sebelumnya Badan Pangan Nasional umumkan.

“Sebelumnya kita sudah lebih dulu umumkan berapa kenaikan dan besaran HPP Gabah/Beras terbaru ini,” ujarnya.

Hal tersebut sesuai arahan Presiden RI agar publik khususnya para petani dan pelaku usaha perberasan dapat memperoleh kepastian dan segera mempersiapkan perubahan harga tersebut.

Penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras

HET beras ini dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas premium, medium, dan special.

Untuk kelas premium, HET di tingkat produsen adalah Rp 11.000/kg, di tingkat distributor Rp 11.500/kg, dan di tingkat pedagang Rp 12.000/kg.

Untuk kelas medium, HET di tingkat produsen adalah Rp 9.500/kg, di tingkat distributor Rp 10.000/kg, dan di tingkat pedagang Rp 10.500/kg.

Sedangkan untuk kelas special, HET di tingkat produsen adalah Rp 13.000/kg, di tingkat distributor Rp 13.500/kg, dan di tingkat pedagang Rp 14.000/kg.

Arief menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap harga beras di pasar agar tidak melebihi HET yang telah ditetapkan.

Hal ini untuk melindungi konsumen dari harga yang tidak wajar. Jika ada pelanggaran terhadap HET, maka pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Perbadan HET beras ini melengkapi regulasi perberasan di mana pada saat yang bersamaan juga terbitkan Perbadan Nomor 6 tahun 2023 tentang HPP Gabah dan Beras,” ungkap Arief.

Dengan adanya HET beras, konsumen dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau dan sekaligus memberi kepastian bagi petani untuk mendapatkan harga yang layak.

Hal ini juga harapkan dapat mendorong peningkatan produksi beras dalam negeri.

Sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa harus mengimpor beras dari luar negeri.

“Jadi di hulu kita mengatur harga di tingkat produsen melalui HPP, di hilir harga beras ini kita atur melalui penerapan HET. Ini kita lakukan agar terjadi keseimbangan hulu hilir sesuai arahan Presiden agar harga di tingkat produsen wajar, di pedagang dan penggilingan wajar, serta di tingkat konsumen juga wajar,” ungkapnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah telah memperhatikan banyak faktor yang berpengaruh terhadap penetapan HET beras ini.

Sehingga diharapkan dapat menciptakan keseimbangan harga yang adil dan memadai bagi seluruh pelaku usaha di sektor perberasan. (Herdi/PasundanNews.com)

Herdi Firmansah

Leave a Comment

Recent Posts

PAKI Matangkan Persiapan Jelang Konferensi Kimia Internasional di Paris

PASUNDANNEWS.COM - Menjelang Konferensi Kimia Internasional ke-15 di Kota Paris, Perancis, Persatuan Ahli Kimia Indonesia…

2 jam ago

Dandim 0625/Pangandaran Gelar Syukuran Tempati Rumah Dinas Baru

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM -Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Czi Ibnu Muntaha, M.Han., menggelar syukuran dalam rangka…

20 jam ago

Kepala SMPN 1 Kalipucang Dukung Kebijakan Gubernur dan Disdikpora Pangandaran

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM - Kepala SMPN 1 Kalipucang, H. Suharno, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur…

1 hari ago

Wakapolres Banjar Panen Kelengkeng di Pekarangan Rumah Dinas

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - Wakapolres Banjar, Kompol Dani Prasetya, SH.MH, menunjukkan kecintaannya pada dunia pertanian…

2 hari ago

DPD Golkar Kota Banjar Hormati Proses Hukum, Pertanyakan Mekanisme Pemberhentian Ketua DRK

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - DPD Partai Golkar Kota Banjar menyatakan menghormati proses hukum yang menjerat…

2 hari ago

Polres Ciamis Lakukan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Wanita yang Dibungkus Lakban

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM - Polres Ciamis menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan wanita dibungkus lakban berinisial WML (22),…

2 hari ago