Nasional

Pelaku Perjalanan di Masa PPKM Darurat Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Pasundannews – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mengatur ketentuan perjalanan di masa pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali. Salah satunya pelaku perjalanan harus menampilkan kartu vaksin Covid-19.

Masyarakat yang bakal melaksanakan perjalanan memakai moda transportasi jarak jauh. Seperti pesawat, bus, serta kereta api, harus menunjukkan kartu sudah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Kartu vaksin tersebut paling tidak menunjukkan kalau pelaku perjalanan sudah menjajaki vaksinasi Covid-19 dosis awal.

Kemudian bagaimana untuk orang yang tidak vaksin Covid-19 sebab alasan medis?

Terkait perihal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memaparkan. Dalam syarat perjalanan di masa PPKM Darurat di atur pengecualian untuk pelaku perjalanan yang memanglah tidak dapat vaksin sebab alasan medis.

“Ada pengecualian terkait kartu vaksin buat orang yang tidak bisa menerima vaksin dengan sebab medis pada periode itu (PPKM Darurat),” ucapnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (2/7/2021).

Dia menjelaskan, untuk orang-orang yang memanglah tidak dapat vaksin. Sehingga saat melaksanakan perjalanan cuma perlu menunjukkan surat penjelasan dari dokter yang menerangkan kalau dalam keadaan memang tidak dapat menerima vaksin.

Wajib Tunjukan Tes Negatif Covid-19

Kendati demikian, pelaku perjalanan tersebut tetap wajib memenuhi persyaratan yang lain yaitu menampilkan hasil uji negatif Covid-19.

Pada perjalanan memakai transportasi udara hasil uji negatif Covid-19 wajib dari RT-PCR yang sampelnya di ambil optimal 2×24 jam dari saat sebelum keberangkatan.

Sedangkan pada moda transportasi jarak jauh yang lain yaitu laut serta darat, baik itu umum ataupun pribadi, harus menampilkan hasil uji negatif Covid-19 dari RT-PCR yang sampelnya di ambil optimal 2×24 jam, ataupun swab antigen yang sampelnya di ambil optimal 1×24 jam dari saat sebelum keberangkatan.

Budi Karya mengakui, benar ada masyarakat yang tidak dapat menerima vaksin sebab perkara medis. Semacam baru sembuh dari sakit Covid- 19 ataupun memang mempunyai penyakit tertentu sehingga tidak bisa vaksin.

“Jadi itu jelas, (orang yang tidak dapat vaksin) di kecualikan. Jadi tetap dapat berangkat tetapi tetap wajib melaksanakan uji PCR ataupun antigen,” katanya.

Tidak cuma syarat kartu vaksin serta hasil uji negatif Covid-19. Pelaku perjalanan di masa PPKM Darurat Jawa-Bali yang memakai transportasi umum diharuskan pula mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik ataupun e-Health Alert Card( e- HAC).

*Budi*

Feri Johansah

Leave a Comment

Recent Posts

Ratusan Pelajar di Ciamis dapat Frame Kacamata Gratis dari Program Mataku Jendelaku

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM - Sebanyak 100 siswa dari MI hingga MA di Ciamis, mengikuti kegiatan…

1 hari ago

Herman Sutrisno Bagikan Beras Gratis kepada Jompo dan Anak Yatim di Sinartanjung Kota Banjar

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - Herman Sutrisno kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga melalui aksi sosial. Kali…

1 hari ago

Modus Ngaku Polisi, Pelaku Gasak Barang Berharga Miliki Lansia di Pangandaran

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM Nasib nahas menimpa Nek Iyah Rohaeti (60), warga Dusun Padasuka, Desa Wonoharjo,…

2 hari ago

Anak-Anak TK Sejahtera Ciamis Kunjungi Damkar Kota Banjar untuk Pengenalan Pemadam Kebakaran

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - Anak-anak dari TK Sejahtera Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, melakukan kunjungan ke…

2 hari ago

Kapolres Banjar Cek Ruang Tahanan di Hari Pertama Berdinas

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - Kapolres Banjar AKBP Tyas Puji Rahadi melakukan pengecekan ruang tahanan di…

2 hari ago

Himpaudi Kecamatan Langensari Adakan Pertemuan Rutin, Bahan Kemajuan Pendidikan Anak Usia Dini

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) Kecamatan Langensari…

2 hari ago