Bandung Raya

Hadapi New Normal, Pos Indonesia Buka Gerai Online Pembelian Meterai

Poto: Aplikasi Meterai Mobile yang di keluarkan Pos Indonesia

BANDUNG, PASUNDANNEWS – Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 1986 Tentang Pengadaan, Pengelolaan dan Penjualan Benda Meterai, PT Pos Indonesia (Persero) mendapatkan penugasan dari Pemerintah sebagai satu-satunya institusi yang melakukan pengelolaan dan penjualan benda meterai.

Dalam rangka memperluas channel penjualan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pos Indonesia mengembangkan Aplikasi Web Order Meterai dan Aplikasi Mobile Order Meterai yang memudahkan masyarakat melakukan pembelian meterai secara online pada (17/06/2020) lalu.

Masyarakat dapat mengakses Web Order Meterai melalui website meterai.posindonesia.co.id atau melalui Mobile Order Meterai yang dapat diunduh di Playstore dengan nama Aplikasi “Meterai Mobile”.

Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan Ihwan Sutardyanta mengatakan “Layanan pembelian meterai secara online ini diinisiasi untuk menghadapi era new normal dimana masyarakat cenderung menghindari transaksi secara langsung”, Kata Ihwan.

Ihwan melanjutkan bahwa pembelian meterai secara online ini diharapkan akan mendorong masyarakat untuk tidak tergiur membeli dan menggunakan meterai palsu.

“Kita mengharapkan masyarakat tidak tergiur membeli meterai palsu, karena akan merugikan pengguna meterai serta merugikan Negara karena pajak dari bea meterai yang seharusnya bisa digunakan oleh Negara untuk pembangunan menjadi tidak tersampaikan”, lanjut Ihwan.

Tidak hanya itu Ihwan menuturkan bahwa Pos Indonesia terus akan mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menekan peredaran meterai palsu.

“Pos Indonesia secara aktif ikut menekan peredaran meterai palsu dengan terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk membeli meterai di tempat yang terjamin keasliannya serta menjamin ketersediaan meterai asli yang dijual di seluruh outlet Pos Indonesia dan sekarang bisa dipesan secara online.” tutur Ihwan.

Tentang PT Pos Indonesia (Persero)

PT Pos Indonesia (Persero) telah mempunyai jaringan yang sangat luas hingga 4.800 Kantor Pos online dengan jumlah titik layanan (Point of Sales) mencapai 58.700 titik, dalam bentuk Kantorpos, Agenpos, Mobile Postal Service, dan lain-lain. Pos Indonesia memiliki jaringan yang dedicated, sistem distribusi yang handal. Selain layanan kurir dan logistik, PT Pos Indonesia (Persero) memiliki bisnis layanan keuangan berupa: Layanan Pospay (Bill Payment) sudah terhubung hampir 400 lebih Biller, Pengiriman Uang (Weselpos Instan dan Kemitraan: Western Union, Money Gram, Perbankan dll).

Masyarakat bisa menghubungi langsung call center Pos Indonesia dengan nomor kontak dan alamat kantor Pos Indonesia terdekat. (Jo/Pasundannews).

 

Redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Pulang Liburan dari Pangandaran, Mobil Sedan Terbakar di Kota Banjar

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM - Sebuah mobil sedan mengalami kebakaran di Jalan Situbatu, Kecamatan/Kota Banjar, Rabu…

13 jam ago

Peningkatan Gempa Vulkanik, Pendakian ke Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara

PASUNDAN NEWS - Pasca adanya peningkatan gempa vulkanik di Gunung Gede yang dirilis Kepala Badan…

15 jam ago

Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Pangandaran, Petugas Bantu Selamatkan Korban

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM - Dua orang wisatawan Terseret arus laut di sekitar pos 5 Pantai…

24 jam ago

Arus Balik Lebaran 2025, Dishub Ciamis Catat Lalu Lintas Per 1 April Capai 11.987 Kendaraan

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM - Arus balik lebaran tahun 2025 sudah mulai berlangsung. Berkaitan dengan ini,…

2 hari ago

Jelang H-1 Lebaran, Arus Mudik Lewati Ciamis Capai Angka 127 Ribu Unit

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis mencatat volume kendaraan melintasi wilayah Ciamis…

4 hari ago

Bank BJB dan Pemkab Garut Tandatangani MoU untuk Peningkatan Layanan Perbankan

PASUNDANNEWS.COM - Bank BJB dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Penyediaan…

4 hari ago